Beberapa Hal yang Termasuk Perbuatan Berlebih-lebihan

0 167

makananBerlebih-lebihan adalah perbuatan syetan. Apakah kita mau seperti syetan? Tidak mau kan? Oleh karena itu, jangan pernah berlebih-lebihan dalam melakukan sesuatu, secukupnya saja. Di sini akan dijelaskan mengenai apa saja yang termasuk pebuatan berlebih-lebihan tersebut.

Perlu dibedakan antara berlebihan dengan pemurah. Bahwa orang yang berlebihan adalah orang yang memanfaatkan suatu perbuatan melebihi yang kita butuhkan atau menambah sesuatu yang tidak semestinya. Menurut Syekh Nashir As Sa’di ada 3 hal yang bisa dikatagorikan berlebihan, yaitu :

• Menambah-nambah di atas kadar kemampuan, dan berlebihan dalam hal makan, karena makan yang terlalu kenyang dapat menimbulkan hal yang negatif pada struktur tubuk manusia.
• Bermewah-mewah dalam makan, minum dan lain-lain artinya dalam memakan atau meminum sesuatu tidak boleh memperturutkan hawa nafsu, sehingga semua yang diinginkan tersedia.
• Melanggar batasan-batasan yang telah ditentukan Allah Ta’ala.
• Menumpuk-numpuk harta atau sesuatu hal yang tidak telalu dibutuhkan oleh kita maupun oleh masyarakat.
• Melakukan segala sesuatu yang berlebihan, contohnya terlalu banyak tidur bisa menyebabkan berbagai penyakit terutama malas, dari penyakit malas inilah timbul berbagai dampak yang tidak baik seperti tidak mau bekerja, kalaupun bekerja hasilnya pun tidak akan optimal.
• Melakukan pekerjaan yang sia-sia, terkadang kita sebagai manusia suka dengan hal-hal yang bersifat hura-hura.
• Memperturutkan hawa nafsunya, manusia dalam menghadapi hidup biasanya dihadapkan pada dua permasalahan yaitu antara keperluan dan kebutuhan dengan keinginan.
Lawan dari israf adalah secukupnya atau sekedarnya, hidup sederhana bukan berarti kikir. Orang sederhana tidak indentik dengan ketidak mampuan. Hidup sederhana yaitu membelanjakan harta benda.

Kesederhanaan timbul karena pemahaman akan hakikat hidup di dunia. Dalam pandangannya, dunia bukanlah tempat yang abadi, dunia hanya sebagai tempat untuk beramal sehingga ketika ia diberi karunia berupa harta benda maka ia akan pergunakan seperlunya sesuai dengan kebutuhannaya dan selanjutnya ia belanjakan dijalan Allah. [hb]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline