Jendela Keluarga Berkualitas

Cara Memilah Sampah Organik dan Anorganik dengan Mudah

0 52

Sampah merupakan permasalahan lingkungan yang serius. Semakin hari sampah di bumi semakin bertambah banyak. Sayangnya, bertambahnya jumlah sampah tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam mengolah sampah. Masih banyak masyarakat yang tidak bisa membedakan mana sampah organik dan anorganik. Mereka tidak memahami bahwa sampah memiliki banyak jenis.

Ada sampah yang bisa didaur ulang atau digunakan kembali. Ada juga sampah yang tidak bisa didaur ulang dan membutuhkan penangan khusus. Tidak perlu kursus untuk milah sampah berdasarkan jenisnya. Pengetahuan mengenai sampah bisa dipelajari sendiri di rumah. Pemahaman masyarakat terhadap sampah akan membawa dampak yang luar biasa bagi lingkungan. Jumlah sampah di lingkungan akan semakin berkurang karena sampah-sampah tersebut mendapatkan penanganan yang sesuai dengan jenisnya.

Sampah Organik dan Anorganik

Langkah pertama untuk mengurangi jumlah sampah yang ada di lingkungan adalah dengan memilah sampah organik dan anorganik. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari bahan-bahan alami yang mudah membusuk. Contoh sampah organik terdiri sampah dapur dan sampah kebun. Sampah dapur adalah sampah yang dihasilkan dari pengolahan di dapur seperti sisa makanan, sayur, dan buah.

Sampah kebun terdiri dari rumput, daun-daunan, ranting, tanaman, dan sebagainya. Sedangkan, sampah anorganik adalah sampah yang tidak bisa membusuk atau bukan berasal dari bahan-bahan alami. Ada banyak sampah anorganik yang ditemukan di lingkungan seperti kaca, logam, dan plastik. Sampah anorganik membutuhkan penanganan khusus agar tidak mencemari tanah dan lingkungan.

Sampah organik dan anorganik yang sudah dipisah bisa diolah menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos sangat bermanfaat untuk kesuburan tanaman yang ada di taman rumah atau kebun. Pembuatan pupuk kompos bisa dilakukan di rumah. Namun, jika merasa kesulitan ada banyak tempat atau sentra pengolahan pupuk kompos. Tinggal datangi saja tempat tersebut sembari membawa sampah organik.

Selain itu, sampah anorganik yang sulit membusuk bisa membawa manfaat bagi kehidupan. Gunakan kreativitas untuk mengubah sampah anorganik menjadi barang yang berguna dan memiliki nilai ekonomis. Sudah ada banyak kerajinan yang terbuat dari sampah plastik, logam, atau kaca.

(Visited 56 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan