Browsing Kategori: "Renungan"

Renungan

Insight Renungan

Ummahat Manja (2-Habis)

Kasus terbaru yang sempat membuat saya terperangah dan terbengong-bengong adalah ada seorang ummahat yang mungkin karena kadar ketergantungan pada suaminya cukup tinggi, ketika sang suami ke luar kota beliau kewalahan menangani dua buah…

Ummahat Manja (1)

Selama ini mungkin saya termasuk dalam kriteria ummahat manja. Bagaimana tidak? Seringkali dalam banyak hal dan urusan, saya selalu mengandalkan suami saya. Mengantar dan menjemput anak sekolah, pulang dan pergi pengajian bahkan sampai pada…

“I Hate Monday”? Tak Perlu!

Pernahkah Anda merasa bahwa hari Senin begitu melelahkan dan mengungkapkannya dalam teriakan “I Hate Monday”? Mungkin Anda bukan satu-satunya orang yang merasakan hal tersebut. Tapi tahukah Anda bagaimana istilah “I Hate Monday” ini…

Apa yang Kita Miliki Sekarang Adalah …

Apa yang kita miliki sekarang adalah anugrah. Maka syukurilah yang ada. Kita sering mengeluh dengan sesuatu yang tidak bisa kita miliki. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai…

Berbaik Sangkalah

Dari Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu-, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian,…

Kebaikan, Pasti Kembali pada Kita

Cobalah kita melempar bola pada dinding. Sekuat apa kita melempar, maka sekuat itu pula bola memantul ke arah kita. Lakukan berulang-ulang. Dan berulang-ulang pula bola itu memantul. Sadar ataupun tidak kehidupan yang kita jalani sekarang…

Kupu-kupu pun Alami Proses untuk Jadi Cantik

Kupu-kupu adalah salah satu serangga yang menawan. Sayapnya yang penuh dengan warna tidak pernah lelah dikepakkan untuk terbang kesana-kemari. Gerak-geriknya nampak begitu memesona terlebih lagi jika dilihat saat kupu-kupu berada diantara…

Terima Kasih, Lupa, Maaf

Kalau orang berbuat baik, ya memang sudah seharusnya begitu. Kita sering lupa (atau sengaja, atau malas) mengucapkan terima kasih. Lebih parahnya lagi, terkadang perbuatan baik itu terlupakan seiring berjalannya waktu.

you're currently offline