Maafkan Ibu

0 98

 

ibu anakOleh: Ira Ekariani

Pasar Padalarang, sore.

Baso, daun seledri dan daun bawang …sudah cukup Insyaallah bu

‘Ciss ..ciss … ‘ ujarmu

Kami beradu pandang … apa maksudmu nak ?

‘Ciss … ciss … ujarmu lagi

dengan tanganmu tetap di bawah

Usiamu sekitar 4 tahunan

sama dengan anak Ibu yang paling kecil

sendiri blusukan ke dalam pasar yang becek

 

ini …ini… ibu penjual sambil menyodorkan satu logam uang receh

‘Ciss ..ciss ..’ ujarmu lagi

kali ini sambil menunjuk ke tumpukan sosis

Ohh …sosis, kami baru mengerti

Ini sosis-nyaa … ambil ya

 

Ibu pikir engkau akan segera balik kanan

tapi ternyata engkau langsung menunduk

dan jarimu menghitung uang receh lima ratusan penuh dalam genggaman

ditangan yang lain engkau pegang sosis dan plastik bening

Plastik bening kecil … sepertinya wadah uang receh yang engkau kumpulkan

‘… lapa ? tanyamu

Ibu langsung tersenyum

 

Maafkan kami nak

Maafkan Ibu. []

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline