Menantu Khalifah Umar Bin Khattab

0 193

Khalifah Umar sangat terkenal dengan kegiatannya beronda pada malam hari di sekitar daerah kekuasaannya.

Pada suatu malam beliau mendengar dialog seorang anak perempuan dan ibunya, seorang penjual susu yang miskin.

Kata ibunya, “Wahai anakku, segeralah kita tambah air dalam susu ini supaya terlihat banyak sebelum terbit matahari.”

Anaknya menjawab, “Kita tidak boleh berbuat seperti itu ibu, Amirul Mukminin melarang kita berbuat begini.”

Si ibu masih mendesak, “Tidak mengapa, Amirul Mukminin tidak akan tahu.”

Balas si anak, “Jika Amirul Mukminin tidak tahu, tapi Tuhannya Amirul Mukminin tahu.”

Umar yang mendengar kemudian menangis. Betapa mulianya hati anak gadis itu.

Ketika pulang ke rumah, Umar bin Khattab menyuruh anak lelakinya, Asim menikahi gadis itu.

Kata Umar, “Semoga lahir dari keturunan gadis ini bakal pemimpin Islam yang hebat kelak yang akan memimpin orang-orang Arab dan Ajam.”

Asim yang taat tanpa banyak tanya segera menikahi gadis miskin tersebut.

Pernikahan ini melahirkan anak perempuan bernama Laila yang lebih dikenal dengan sebutan Ummu Asim. Ketika dewasa Ummu Asim menikah dengan Abdul-Aziz bin Marwan yang melahirkan Umar bin Abdul-Aziz. []

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline