Mendidik Anak dengan Uang Jajan

0

 

Uang-saku-AnakBagaimana Anda selama ini memberikan uang kepada anak Anda yang mulai agak besar? Di usia jenjang SD, tentu saja pola pemberian uang kepada mereka berbeda ketika mereka masih TK. Sebaliknya, pola di SD ini akan terus menjadi dasar bagi anak kita untuk mengatur keuangannya sendiri sampai dewasa.

Berikan pemahaman tentang tanggung jawab uang yang dipegangnya

Beritahukan bahwa uang jajan yang diterima anak Anda adalah hal yang harus dipertanggungjawabkan penggunaannya, buat agar dia menghargai tiap nilai dari uang tersebut dan mempergunakannya untuk tujuan yang baik, ajari juga dia agar mengatur rincian budget dari uang yang dipegangnya akan dipergunakan apa saja.



Uang jajan bukan hanya untuk jajan

Berikan penekanan bahwa uang jajan tidak sepenuhnya dipergunakan untuk jajan. Berikan pemahaman agar anak Anda bisa mengatur dan mengelolanya sebaik mungkin.

Sarankan agar uang yang ada bisa disimpan sebagian sisa dari kebutuhannya, yang bisa dipergunakannya jika ada keinginan atau kebutuhan pribadi, sehingga tidak perlu lagi meminta kepada orang tua.

Biasakan anak Anda membeli sesuatu sesuai kebutuhan

Memang susah, tetapi membiasakan anak membeli sesuatu sesuai kebutuhan akan menjadi hal yang akan terbawa sampai besar. Anak kecil umumnya menginginkan barang yang terlihat bagus dan menarik tanpa peduli apakah dia membutuhkannya atau tidak, kadang juga anak Anda menginginkan barang atau makanan yang dimiliki oleh temannya.

Jika Anda bisa mengatasi keinginan anak seperti itu dan sudah tahu konsep belanja sesuai kebutuhan, maka pintar mengatur uang jajan anak bukanlah hal sulit bagi anak Anda.



Bekali makanan dari rumah

Saat istirahat, anak akan mencari penjual makanan dan mempergunakan uang jajannya. Namun, jika Anda membekali makanan dari rumah, dan perutnya sudah terisi, maka anak Anda tidak akan terlalu banyak mempergunakan uang jajannya untuk membeli makanan yang tidak dibutuhkannya.



Ajari pentingnya menabung

Ajari anak Anda untuk menyisihkan sebagian dari uang jajannya untuk menabung di saat anak Anda baru saja menerima uang jajannya. Jangan menyisihkan uang jajan untuk menabung di akhir pemakaian uang jajan, karena hal ini membuat Anda lebih mementingkan jajan ketimbang menabung.

Jika di awal, maka dia akan menggunakan uang jajan dari sisa uang yang ditabungkannya. Kalaupun sisa uang jajan itu habis, setidaknya sudah ada sebagian uang jajan yang ditabungnya.



Berikan uang jajan setiap periode tertentu

Berikan uang jajan setiap seminggu sekali, lihat bagaimana dia mengatur jumlah uang yang dipegangnya untuk seminggu ke depan. Berapa yang digunakannya untuk jajan, berapa yang digunakannya untuk menabung dan berapa sisa yang ada untuk keperluannya yang lain.

Ajari agar anak bisa mengatur dan mencukupkannya dalam waktu yang Anda tentukan. Jangan ajari anak Anda untuk meminta kembali uang jajan sebelum waktunya, karena hal ini akan membuat anak Anda menghabiskan jatah uang jajannya, karena ketika habis pun orang tua masih memberikannya kekurangannya.

Demikian beberapa cara pintar mengatur uang jajan anak. Semoga apa yang dilakukan bisa menjadikan anak Anda sebagai orang yang pAndai mengatur keuangan.
Semoga bermanfaat. [perempuan]

  Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline