Tanda-Tanda Anak Kurang Gizi

0 386

 

anakTahukah Anda, data WHO menyebutkan bahwa sepertiga anak-anak di dunia atau sekitar 171 juta anak-anak saat ini masuk dalam kategori kurang gizi. Kekurangan gizi atau lazim disebut malnutrisi tentunya harus menjadi perhatian, karena pemenuhan gizi merupakan kebutuhan yang paling mendasar setiap manusia.

Bahaya kurang gizi bukan hanya dialami anak-anak dari keluarga kurang mampu saja. Hal tersebut karena kurangnya pengetahuan dalam memilih dan memenuhi makanan yang bergizi. Kekurangan gizi berhubungan erat dengan keterlambatan pertumbuhan tubuh, daya tahan tubuh rendah, dan akhirnya menjadi mudah sakit.

Nah, coba kenali yanda-tanda anak kekurangan gizi:

1. Kurang energi protein ringan. Kekurangan energi protein ringan belum memunculkan tanda-tanda khusus pada anak. Hal yang paling mudah dikenali pada anak yang kekurangan energi protein ringan adalah menurunnya berat badan anak hingga 80% dari berat badan normal.
2. Kurang energi protein sedang. Tahap ini juga masih belum menunjukkan tanda-tanda khusus indikasi kurang gizi. Pada tahap kedua ini berat anak turun mencapai 70% dari berat badan normal. Selain penurunan berat badan, dapat dikenali bahwa wajahnya pucat dan rambutnya berubah kemerahan.
3. Kurang energi protein berat. Tahap ketiga ini terbagi menjadi dua fase, fase tersebut antara lain:
– Fase kurang sekali (marasmus) ditandai dengan penurunan berat badan anak hingga tinggal 60% dari berat badan normal seusianya.
– Fase sangat kurang (kwashiorkor) ditandai dengan penurunan berat badan tinggal 50% atau bahkan kurang dari berat badan normal, pembengkakan kaki, rambut memerah dan mudah dicabut, mata rabun, kornea kering dapat membuat mata pecah. []

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline