Ummi dan Abi Siapkan Busurnya, Kamu adalah Anak Panahnya

0 145

anak senyum

Oleh: Anne Adzkia Indriani

Sepanjang yang saya ingat, cita-cita anak saya (Naufal, 9 tahun) nggak jauh-jauh dari dunia teknologi robot atau arsitektur. Hobbynya juga main game, menggambar dan bikin lego. Rasanya masih di dunia yang saling berhubungan, ya.

Sejak liburan sekolah dimulai seminggu lalu, dia mulai sering masak. Masak nasi goreng dengan resep ciptaannya sendiri, mushroom stew, grilled cheese and toast, dan lain-lain.

Bahkan, dia sempat bikin cookbook sendiri lengkap dengan gambar, ceritanya buat panduan pribadinya kalau masak.

Yang bikin saya kaget, semalam dia bilang, “Now I’m confused what I want to be when I’m grown up, a robot maker or a chef.”

Cita-cita yang tampaknya sudah begitu mendarah daging (sebagai robot maker) tiba-tiba “dirasuki” ide lain. Dan saya kaget, ternyata dia langsung suka memasak. Bahkan hari ini dia rencana bikin mashed potato dan chicken steak. Semalam sudah cari-cari dan nandain resepnya.

[Apapun nanti kamu ingin menjadi, Ummi dan Abi akan selalu mendukung. Selama kamu tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agamamu, Nak. Masih banyak profesi yang perlu kamu tahu. Masih luas dunia yang akan kita sambangi. Masih banyak ilmu yang akan kita pelajari. Kepakkan sayapmu, terbanglah setinggi mungkin namun jangan lupa untuk menapak kembali ke bumi. Dan jadilah orang yang berguna bagi seluruh alam.

Ummi dan Abi hanya akan menyediakan busur untukmu, kamu adalah anak panahnya. Dan doa yang tak pernah henti kami langitkan di setiap hela nafas kami]. []

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline