8 Cara Isi Liburan dengan Anak

, 8 Cara Isi Liburan dengan Anak

Tak terasa sudah liburan lagi ya? Nah, apa rencana Anda? terutama dengan anak? Untuk mengatasi kesulitan mencari aktivitas liburan yang bermanfaat bagi anak, diperlukan wawasan pengetahuan orangtua dan anak dalam mengisi liburan sekolah agar momen liburan yang ada, dapat dipergunakan secara efektif.

Baca Juga

Pendidikan Anak: Cara Menemukan Sekolah Terbaik untuk Anak

Kurangnya wawasan pengetahuan mengenai berbagai alternatif kegiatan liburan yang bermanfaat, dapat membuat anak kehilangan fungsi utama dari adanya liburan dan bukan tidak mungkin bahkan dengan adanya liburan, justru menimbulkan rasa jenuh dan menurunkan kesegaran tubuh anak. Misalnya membuat anak menjadi terbiasa bermalas-malasan, menonton televisi sepanjang hari, dsb.

Berikut ini ada beberapa contoh kegiatan yang bermanfaat untuk mengisi liburan sekolah anak, yang diharapkan dapat memberikan wawasan pengetahuan orangtua dan anak dalam menentukan alternatif kegiatan liburan.

  1. Kegiatan yang dapat menunjang kreativitas dan imajinasi anak. Misalnya membuat berbagai bentuk lilin atau tanah liat, melukis, menggambar komik, mengarang puisi, dsb.
  2. Kegiatan yang menunjang perkembangan fisik dan ketrampilan anak, seperti berenang, menari, senam, menjahit, jalan pagi, bermain badminton, dsb.
  3. Kegiatan yang melatih kemampuan bersosialisasi anak. Misalnya dengan mengajak anak bersilaturahmi atau berkunjung ke rumah sanak saudara, menginap di rumah nenek, bermain dengan anak tetangga, dsb.
  4. Kegiatan yang dapat menunjang kecerdasan emosi anak. Misalnya mengajak anak ke panti asuhan, melihat daerah pemukiman penduduk miskin, panti jompo atau mengunjungi korban bencana alam sehingga tumbuh rasa empati anak terhadap orang lain.
  5. Kegiatan yang menambah wawasan pengetahuan anak. Misalnya mengajak anak ke museum, candi, toko buku, berkunjung ke pedesaan, berbelanja ke pasar tradisional, dsb.
  6. Kegiatan yang menunjang kecerdasan spiritual anak. Misalnya dengan mengunjungi tempat-tempat wisata alam, seperti pegunungan, kebun raya, laut, danau, ikut pesantren kilat atau tadabur alam, dimana anak bisa mengagumi kebesaran Tuhan dan menambah rasa syukur.
  7. Kegiatan yang dapat menunjang daya nalar anak, seperti berkunjung ke kebun binatang, bereksperimen dalam kelompok sains, dsb.
  8. Kegiatan yang menunjang pengembangan pribadi,seperti memupuk rasa tanggung jawab dan kemandirian anak. Misalnya dengan mengikutkan anak dalam acara-acara outbound, kemping bersama teman-teman sekolah, dsb. [Sumber: sahabat nestle]
Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.