Adab Berjalan Kaki dalam Islam

0

, Adab Berjalan Kaki dalam IslamBerjalan kaki adalah aktivitas yang sering dilakukan oleh setiap orang. Namun apakah cara berjalan kita sudah benar?

Dalam sebuah hadis dari Anas bin Malik dikisahkan Rasulullah SAW telah memberi contoh berjalan yang baik. “Sesungguhnya Rasulullah SAW berjalan dengan tegar.” (HR Muslim). Ketika berjalan, Nabi Muhammad SAW mengangkat kedua kakinya tinggi-tinggi karena beliau berjalan dengan tegap.

Baca Juga

Fiqih Ramadhan Lengkap

Saking tegapnya, Nabi SAW seakan-akan berjalan dengan bertumpu pada pangkal telapak kakinya. Rasulullah berjalan dengan tegap, tak loyo dan tak seperti berjalan orang sakit atau perempuan. Kemampuan berjalan merupakan karunia yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya.

Kisah di atas menggambarkan bahwa Islam pun mengatur tata cara atau adab berjalan yang baik. Setiap Muslim apabila sedang berjalan untuk sesuatu urusan diharuskan menjaga adab berjalan. Berikut adab berjalan menurut Islam yaitu:

-niat yang benar;
-tak berjalan untuk suatu yang haram;
-bersikap tawadhu dan tidak sombong;
-berjalan normal;
-tak menoleh ke belakang;
-tak berpura-pura lemah ketika berjalan;
-berjalan dengan kuat;
-menghindari cara berjalan yang tercela;
-tidak berjalan dengan satu sandal;
-bertelanjang kaki sesekali waktu. [berbagai sumber]

 

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.