Agar Nafas Dakwah Tetap Lancar

0

Amirotun Nafisah

Dakwah di era partai penuh dinamika. Bila para aktivisnya lengah terhadap pemahaman dakwah, itu mengundang bahaya.

Lingkungan dapat memberikan warna perjalanan hidup seseorang. Bila lingkungan itu penuh dengan suasana yang positif, maka selanjutnya akan berdampak pada drinya. Sebaliknya, lingkungan yang buruk akan memberikan kontribusi yang jelek pada perilaku dan ahlaq seseorang.

Amirotun Nafisah, 49, merasakan betul dampak dari lingkungan sewaktu ia tumbuh kembang. Bersekolah dari Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah, Amiroh—sapaan akrabnya—menapaki masa kecil dan remaja dengan nilai-nilai Islam yang kental. “Waktu lulus Aliyah saya mendaftar ke IAIN dan IKIP. Alhamdulillah dua-duanya diterima, tapi setelah berkonsultasi dengan orang tua, guru-guru di Aliyah, saya akhirnya masuk IKIP di Malang jurusan Kurikulum Teknologi Pendidikan,” katanya soal pilihan melanjutkan kuliah.

Di masa kuliah ia bergabung dengan Ma’had Kulliyatun Muta’alimin yang didirikan kakaknya. Dengan melibatkan diri pada kegiatan dan tinggal dalam suasana Islami, Amiroh berharap dapat mempertahankan identitas dirinya seba- gai aktivis Muslimah. Dakwah waktu itu belum begitu dinamis seperti sekarang,” katanya.

“Saya berusaha memenuhi hak anak-anak di rumah tapi juga tetap berusaha menjawab tantangan dak- wah. Kalau berdakwah di luar, yang pasti saya membutuhkan orang-orang yang saya percayai bisa menjaga anak-anak di rumah,” ujarnya.

Jadwal aktivitas wanita kelahiran Blitar, ini memang padat. Amiroh punya agenda harian untuk mengisi taklim di berbagai kalangan, baik di kampus, perkantoran, maupun masyarakat luas. Dengan padatnya acara tersebut ia mempercayakan kelima anaknya pada khadimat yang bisa dikendalikan.

Ia mafhum terhadap adanya gejala penurunan ruhiyah yang menimpa beberapa akhwat. “Saya melihat beberapa kondisi akhwat yang menurun karena memasuki rumah tangga, itu perlu dilihat sebabnya. Perlu beberapa persiapan, pemahaman keluarga dakwah, mengatur waktu, memahami sosok calon suaminya,” katanya. Antara teori dan kenyataan, lanjutnya, harus diperhatikan.

Ia mencontohkan jika daya dukung sudah ada dari suami, fisik, ekonomi, lingkungannya baik, tapi masih tetap turun, itu yang perlu ditanyakan. “Dulu ketika belum bersuami, seorang akhwat menginginkan suami aktivis yang sholeh. Ketikda datang mestinya itu dijadikan motivasi untuk menjadi lebih baik,” terangnya.

Permasalahan muslimah secara umum, menurut Amiroh, memang ada perubahan antara sebelum era partai dan sesudah ada partai, terutama dari sisi ruh jundiyah. “Dulu masya Allah, tadhhiyyah, tho’ah, hamasah, itu luar biasa. Saya melihat tidak sekuat setelah era partai,” ujar dia.

Meski demikian, ia tidak meman- dang negatif munculnya partai karena ini merupakan ijtihad siyasi para syuyukh yang dihasilkan dalam mu- syawarah. “Seharusnya dengan ada- nya partai wilayah semakin luas, jangkauan dakwah semakin banyak, tahun demi tahun rekrutmen semakin meningkat, ini harusnya diikuti dengan kekuatan ruh yang semakin kuat sebagai modal utama. Ternyata ini yang menurut saya, dan beberapa ummahat lain, yang masih harus ditingkatkan lagi,” paparnya.

Amiroh berharap pada akhwat aktivis dakwah agar memahami dak- wah secara sempurna dan baik. “Dakwah harus dijadikan nafas kita sehari-hari. Jangan sampai, kita berdakwah tapi kita mengabaikan hak orang lain. Misalnya dengan alasan sibuk berdakwah di luar, kita mengabaikan kewajiban kita di rumah, hak suami, anak, dan sebagainya. Atau sebaliknya, kita beralasan memenuhi hak keluarga, kita mengabaikan dak- wah di luar,” harap dia.

Di manapun nafas dakwah harus terus mengalir. Dakwah di rumah menunjang dakwah di luar. “Kalau dakwah di luar baik, insya Allah dakwah di dalam keluarga baik. Pembinaan keluarga adalah tangga yang harus kita perhatikan kekokohannya, jangan sampai salah satunya melemahkan yang lain. Takwinul usroh adalah tangga takwinul mujtama’i,” simpulnya. [Endah/Saksi]

 

 

 

  Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline