Agar Tak Cekak di Akhir Bulan

, Agar Tak Cekak di Akhir BulanSudah pasti, seorang istri yang biasanya mengatur keuangan keluarga. Suami biasanya juga hanya bertugas mencari rezeki. Nah, menghadapi tanggal-tanggal tua, jangan sampai kita kehabisan “bensin” alias cekak. Berabe urusannya tentu saja.

Lalu, bagaimana seharusnya melakukan manajemen keuangan bulanan? Yuk simak empat kiat memanajemen keuangan pribadi.

Membuat list kebutuhan
Dalam suatu perencanaan keuangan diperlukan list berapa dan apa saja pemasukan dan pengeluaran kita. Ketika membuat list kebutuhan pun, usahakan untuk tidak hanya memikirkan kebutuhan jangka pendek tetapi juga kebutuhan jangka panjang. Misal: ingin punya rumah dan kendaraan pribadi berapa tahun setelah bekerja, pergi naik haji dengan uang pribadi, dll. Hal itu akan menjadi motivasi bagi kita.

Skala prioritas
Dari list yang sudah kita tulis, buat skala prioritas mana kebutuhan yang benar-benar mendesak dan penting dan mana kebutuhan yang kurang mendesak. Skala prioritas setiap orang berbeda-beda. Jangan sampai kebutuhan yang seharusnya pokok terkamuflase oleh kebutuhan yang seolah-olah penting tetapi sebenarnya belum mendesak.

Membuat pos pengeluaran
Pos-pos pengeluaran yang dialokasikan pun tergantung dari prioritas kita. Hal ini dapat kita lakukan di awal bulan setelah mendapat gaji. Praktisnya, kita bisa menyediakan amplop-amplop untuk pengeluaran tertentu. Jadi setelah gaji diterima, masukkan uang sesuai kebutuhan ke dalam amplop tersebut agar tidak digunakan untuk ‘kebutuhan tak terduga’ lainnya.

Disiplin diri
Terakhir, ini harga mati untuk setiap orang dalam memanajemen keuangan pribadi. Tidak boleh ada pemakluman bagi diri sendiri untuk hal-hal tertentu yang memang benar-benar mendesak. [ffugm]

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.