Akhwat Pendiam; Bagaimana Supaya Bisa Terbuka?

, Akhwat Pendiam; Bagaimana Supaya Bisa Terbuka?

Asswrwb. Mohon bantuan saran ya. Saya ini orangnya pendiam banget dan susah bergaul. Kadang orang-orang terdekat saya juga suka mengkritik dan memberi masukan buat saya soal sikap saya yang canggung, kaku dan tiak PD-an. Nah, harus bagaimana ya dalam bersikap? Syukron.

DANA –hamba Allah

Memang tidak enak jika kita invisible (tiak kelihatan ‘aksinya’ maksudnya). Jadinya orang banyak mempermasalahkan eksitensi diri kita. Yang bisa kami sarankan adalah, Anda mau tidak mau mesti bisa belajar membuka diri. Ya untuk bergaul.

Mungkin bisa jadi dalam frame kepala Anda, ketika bertemu dengan orang-orang baru yang belum dikenal, Anda jadi merasa insecure (tidak nyaman). Tapi dalam hidup ini kita pasti akan selalu menemukan suatu waktu dan kondisi yang bakal bikin kita ilfil atau tidak enak.

Coba deh mulai saat ini Anda berani melibatkan diri pada  organisasi-organisasi atau komunitas yang ada di sekitar. Misalnya saja jika di lingkungan rumah, pengajian ibu-ibu. InsyaAllah, majelis-majelis taqlim sepertinya lebih welcome terhadap orang- orang seperti Anda. Anda juga tidak bakalan merasa terlalu uncomfortable.

Memang sih mungkin masih saja ada orang yang membuat Anda ngerasa tidaksafe, tapi risiko sakitnya di institusi dakwah masih lebih kecil dibandingkan dengan tempat yang lain.

Kalau sudah begitu, Anda harus betul-betul aktif. Pastinya bakalan susah untuk pertama kali. Yang penting perlahan-lahan saja. Aktif di sini adalah dalam arti sebenar-benarnya. Yaitu aktif bicara memberi pendapat, atau juga aktif terlibat dalam sebuah kegiatan. Jika Anda belum bisa memegang amanah yang besar, yang kecil-kecilan saja dahulu. Misalnya saja jadi bendahara suatu kegiatan atau membuat proposal. Percaya deh, obat pertama untuk penyakit orang pendiam yang invisible itu ya berorganisasi. Karena dengan di organisasi lah kita bisa tidak merasa  kaku dan canggung terus. Semoga bisa membantu. []

___________

Jika Anda punya pertanyaan yang hendak dikonsultasikan, silakan kirimkan ke alamat imel:  rki.indonesia@gmail.com

 

 

 

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.