Aku Menikahimu Karena Aurat yang Tertutup

0

, Aku Menikahimu Karena Aurat yang TertutupUntuk apakah seorang lelaki menikahi seorang perempuan? Karena apa? Benarkah semata karena fisik belaka?

Coba kita renungkan sebuah kisah di bawah ini.

Lelaki : “Kenapa adek pakaiannya seksi sekali? Jilbab tidak pakai, baju juga tidak muat di badan gitu?”

Perempuan : “Halah, mas ini. Masa sih mas tidak suka kalau adek berpakaian seksi? Semua ini untuk mas, cantik kan?”

Lelaki : “Tapi, apakah nanti setelah nikah adek juga masih berpakaian seperti ini kemana-mana? Jujur mas mengakui, dulu mas suka sama adek karena adek pandai bergaya, seksi. Semua teman-teman pada iri karena mas bisa dapatkan kamu, tapi sekarang mas tidak mau adek tidak menutup aurat. Mas mau istri yang menjaga maruahnya.”

Perempuan : “Sudahlah mas, tidak apa nanti setelah nikah adek janji akan pakai jilbab seperti yang mas inginkan. Adek akan tutup aurat, oke?”

Lelaki : “Maaf, mas tidak mau kamu menutup aurat karena aku, bukan karena niat sendiri. Kalau seperti itu, tak ada gunanya adek menutup aurat nanti. Adek harus ikhlas menutup aurat karena Allah, bukan karena mas. Mas minta maaf ya dek, aku rasa hubungan kita harus diakhiri. Kita putus, ini keputusanku.”

Perempuan : “Sampai hati mas berkata seperti itu kepadaku. Adek mau berbuat apa saja untuk mas, tapi ini balasannya?”

Lelaki : “Maafkan aku, dek.” [sambil berlalu pergi]

Setelah kejadian itu si lelaki tidak pernah menghubungi si perempuan lagi. Si perempuan merasa sangat menyesal.

***

Setelah beberapa bulan…

Perempuan : [membuka sms yang baru diterimanya] “Dek, besok mas akan membawa rombongan untuk meminangmu.”

Si perempuan terkejut lalu menangis dan merasa tidak percaya dengan sms yang baru diterimanya itu. Lalu dia pun memutuskam untuk menelpon si lelaki.

Lelaki : “Adek, dulu mas tinggalkan adek karena adek bersedia menutup aurat karena mas. Mas tidak mau adek berdosa, oleh karena itu mas tinggalkan adek. Tetapi, setelah itu, mas perhatikan adek tetap memakai jilbab dan menutup aurat. Itu semua karena adek sendiri yang berniat untuk menutup aurat, bukan karena mas. Selama ini mas selalu memperhatikanmu, mas menunggu waktu yang tepat untuk menjadikan adek permaisuri mas. I LOVE YOU. Adek, maukah adek nikah sama mas?”

Perempuan : [sambil menangis] “Iya, adek mau. Terima kasih mas. I LOVE YOU TOO. [mr]

 

 Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline