in

Apa Bedanya Haid, Nifas, dan Istihadhah? (1)

wanita muslimah.jpgSebagai perempuan, apalagi yang sudah menikah kita tentu akan mengalami haid, nifas, dan istihadhah. Apa beda di antara ketiganya?

Haidh adalah darah yang sudah dikenal dikalangan wanita dan tidak ada batasan minimal dan maksimalnya dalam syara’ (syariat kita). Ketentuannya kembali kepada kebiasaan masing-masing orang.

Adapun nifas adalah darah yang keluar karena melahirkan, dan ada batas maksimalnya yaitu empat puluh hari. Jika berhenti sebelum empat puluh hari maka wajib baginya untuk mandi dan melaksanakan shalat.

Adapun darah istihadhah (penyakit) : Darah yang keluar diluar waktu haidh dan nifas atau bersambung setelah haidh dan nifas. Maka wajib bagi seseorang yang mengalaminya untuk tetap melaksanakan shalat, puasa pada bulan Ramadhan dan boleh baginya melakukan hubungan suami istri.

Konsekuensi hukum masing-masing darah:

1. Dari sisi najis dan tidaknya

Darah haid dan nifas hukumnya najis menurut kesepakatan para ulama.
Adapun darah istihadah tidak najis.
2. Dari sisi kewajiban shalat, shaum (puasa) Ramadhan dan tidaknya

Wanita yang sedang haid dan nifas tidak boleh sholat, puasa dan melakukan hubungan suami istri. Tidak ada qada’ dalam shalat dan wajib baginya menqada shaum (puasa) Ramadhan sebanyak puasa yang ia tinggalkan.
Adapun wanita yang mengalami istihadah maka tetap wajib baginya shalat, puasa dan boleh melakukan hubungan suami istri. Wajib baginya berwudhu setiap kali mau shalat (ketika sudah masuk waktu shalat).

What do you think?

Written by

Writer di Rumah Keluarga Indonesia

Ini Dia 13 Manfaat Jalan Kaki

Apa Bedanya Haid, Nifas, dan Istihadhah? (2-Habis)