Bagaimana Cara Menentukan Waktu Imsak?

0

pantai malamWaktu imsak adalah waktu penanda sahur sudah berakhir. Namun, terkadang ketika kita terlambat untuk makan sahur karena kesiangan, kita merasa khawatir karena takut sudah masuk waktu imsak. Bahkan, tak jarang membuat kita harus rela tidak makan sahur. Lantas, bagaimana cara kita mengetahui waktu imsak telah tiba tanpa melihat jadwal imsak? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Makan dan minumlah. Janganlah kalian menjadi takut oleh pancaran sinar (putih) yang menjulang. Makan dan minumlah sehingga tampak bagi kalian warna merah.” (HR. Tirmidzi no. 705 dan Abu Daud. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).

Hadits diatas menjadi dalil bahwa waktu imsak (menahan diri dari makan dan minum) adalah sejak terbit fajar shodiq, yaitu ketika adzan shubuh dikumandangkan dan bukanlah 10 menit sebelum adzan shubuh. Inilah yang sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya.

Dari Anas, dari Zaid bin Tsabit, ia berkata, “Kami pernah makan sahur bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian kami pun berdiri untuk menunaikan shalat. Kemudian Anas bertanya pada Zaid, ”Berapa lama jarak antara adzan Shubuh dan sahur kalian?” Zaid menjawab, ”Sekitar membaca 50 ayat”. ( HR. Bukhari no. 575 dan Muslim no. 1097).

Yang dimaksud adzan dalam hadist diatas adalah adzan kedua yang dilakukan oleh Ibnu Ummi Maktum, sebagai tanda masuk waktu shubuh atau terbit fajar/shodiq. (Lihat Fathul Bari, 2: 54). Kemudian waktu yang diperlukan untuk membaca 50 ayat al Qur’an ialah tidak terlalu lama, sekitar 10 atau 15 menit. Sehingga tanda batas akhir waktu imsak ialah 10 sampai 15 menit setelah adzan Subuh dikumandangkan. []

Sumber : E-Book Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah, Penulis Muhammad Abduh Tuasikal, ST, MSc

  Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline