Bagaimana Islam Memandang Kehamilan?

, Bagaimana Islam Memandang Kehamilan?Kehamilan merupakan berkah dari Allah Swt. Setiap perempuan yang telah menikah tentu berharap untuk bisa hamil. Kehamilan tidak hanya menjadi pengalaman yang luar biasa, tetapi juga menjadi pengalaman yang melelahkan, menyulitkan, dan sangat menguras emosi. Itulah sebabnya mengapa Islam sangat menjunjung tinggi persoalan ini.

Rasul Allah ( damai dan berkah besertanya ) mengatakan :

Baca Juga

Cara Penyembelihan Hewan Qurban

“Setiap salah satu dari kalian dikumpulkan dalam rahim ibunya selama 40 hari pertama, dan kemudian ia menjadi gumpalan selama 40 hari , dan kemudian sepotong daging selama 40 hari . Kemudian Allah SWT mengirimkan malaikat untuk menulis empat kata : Dia menulis perbuatannya, waktu kematiannya, mata pencaharian, dan apakah dia akan celaka atau diberkati (di akhirat). Lalu jiwa tiupkan ke dalam tubuhnya. Jadi seorang pria bisa melakukan perbuatan karakteristik rakyat (neraka), begitu banyak sehingga hanya ada jarak satu hasta antara dirinya dan itu, dan kemudian apa yang telah ditulis (oleh malaikat) melebihi , dan jadi dia mulai melakukan perbuatan karakteristik penghuni surga dan memasuki surga. Demikian pula, seseorang mungkin melakukan perbuatan karakteristik penghuni surga, begitu banyak sehingga hanya ada jarak satu hasta antara dirinya dan itu, dan kemudian apa yang telah ditulis (oleh malaikat) melebihi, dan ia mulai melakukan perbuatan rakyat (neraka) api dan memasuki (neraka) ,” (Sahih Muslim,  diriwayatkan oleh Abdullah).

Penciptaan bayi bukan hanya tentang ilmu pengetahuan. Kita melihat dari hadits di atas bahwa sementara janin dibuat, kehidupan dan kematian telah diputuskan, apakah dia akan diberikan surga atau neraka dan apa hidupnya akan seperti.

Jadi kita sebagai ibu harus membuat banyak doa untuk bayi yang kita membawa , untuk menjadi seorang Muslim yang baik di jalan Allah SWT . Hal ini sangat penting untuk terus mengingatkan diri kita dari berkat yang Allah SWT telah menempatkan atas kita, tetapi juga penting untuk memanggil Allah Yang Maha Kuasa dan memintanya untuk menjamin keamanan dan takdir dari anak kita. []

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.