Bahaya Mengintai di Jajanan Anak di Sekolah

0

jajanan sekolah

Zaman sekarang ini harus kita akui tidak lagi sama dengan zaman di waktu kita kecil. Dulu, waktu kita masih di sekolah, tukang dagang masih bisa dikatakan aman. Sekarang, duh!, membaca dan mengamati jajanan di sekolah, mau tidak mau kita jadi resah juga.

Sudah bukan rahasia lagi, banyak jajanan anak sekolah yang tidak memenuhi syarat keamanan pangan karena menggunakan bahan berbahaya terlarang seperti formalin, boraks, zat pewarna rhodamin B dan methanyl yellow.

Formalin, yang sejatinya adalah bahan kimia untuk perekat kayu lapis, paling sering digunakan untuk mengawetkan tahu dan mi basah. Bila dikonsumsi secara terus-menerus, zat formalin bisa menimbulkan gejala diare, sakit kepala, serta kerusakan hati, jantung, dan otak.

Boraks atau asam borat merupakan bahan bersifat antiseptik untuk pembuat detergen yang jika sampai tertelan mengakibatkan gangguan pencernaan, diare, sampai kerusakan ginjal dan kegagalan sistem sirkulasi. Bahan kimia ini sering dicampurkan dalam bahan makanan bakso, mi basah, serta kerupuk.

Sedangkan pewarna sintetis untuk tekstil rhodamin B (merah) dan melhanil yellow yang sering digunakan dalam pembuatan saus, kerupuk, dan kue dapat mengakibatkan gangguan saluran cema serta fungsi hati.

Solusinya bagaimana?

Untuk sekarang ini, agaknya berat untuk mengharapkan pemerintah mengawasi makanan yang beredar di sekitar kita. Yang paling aman adalah kita membekali anak-anak makanan dari rumah. Memang agak merepotkan, tapi ini lebih aman.

Hal lain yang bisa kita lakukan adalah memberikan informasi kepada anak mana saja jajanan yang sekiranya aman untuk dikonsumsi. []

  Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline