Banyak Cara Minta Maaf Saat Idul Fitri

, Banyak Cara Minta Maaf Saat Idul Fitri

Idul fitri tentu identik dengan bermaaf-maafan. Jika satu dan lain cara kita merasa terbatasi untuk minta maaf, ada banyak hal lain yang bisa kita lakukan kok.

1. Lewat Telepon

Telepon sering menjadi alat utama untuk meminta maaf yang langsung menuju sasaran. Kadang telepon menjadi pilihan terbaik. Jika Anda menyinggung perasaan seorang teman dan dia berada di lain kota, maka permintaan maaf yang tulus melalui telepon biasanya diterima. Pada suatu saat tertentu orang memang tidak berminat atau tidak siap mendengar permohonan maaf. Namun, kalau ada masalah jarak seperti itu, alasan yang Anda sampaikan bisa dimengerti.

2. Bertemu Langsung

Bagi sebagian orang cara seperti ini bisa dianggap “mengerikan,” layaknya melihat hantu. Mereka merasa sulit jika harus melihat berbagai macam ekspresi orang yang kecewa. Namun, jangan berhenti hanya karena ketakutan. Hadapi mereka layaknya satu jenis “musik” yang tidak Anda suka. Hilangkan ketakutan dengan bersikap rendah hati. Kerjakan saja apa yang menurut hati dan pikiran Anda perlu dikerjakan. Orang akhirnya akan menghargai keberanian Anda, bahkan diri Anda sendiri akan sangat menghargai sikap itu. Tersenyum ramah, tertawa, menjabat tangan, memeluk, atau bermacam ekspresi keakraban dan kasih sayang lainnya akan sangat membantu.

3. Lewat Perantara

Sebenarnya ini tidak direkomendasikan. Apalagi bila masalahnya terlalu bersifat pribadi. Namun, jika situasi tak memungkinkan, menyatakan permintaan maaf, bisa menggunakan alternatif ini. Apalagi bila permintaan maaf itu harus segera Anda lakukan. Meski begitu, jangan berharap terlalu banyak terhadap cara ini dibanding cara lainnya

4. Tindakan Nyata

Satu teknik melakukan kebaikan secara sungguh-sungguh bagi orang yang perlu dimintai maaf. Hubungi kolega bisnis Anda supaya mereka mengirimkan karangan bunga, souvenir, lukisan, perabot antik atau apa saja yang dianggap sesuai dan berkenan. Kirimkan barang-barang itu ke tempat kerjanya atau ke alamat rumah. Jangan lupa, berilah alasan mengapa Anda melakukannya. Supaya tidak menimbulkan kesalahpahaman baru, tegaskan permohonan maaf Anda bersamanya. Biasanya, tidakan nyata lebih terasa hasilnya dibanding kata-kata. [Sumber: ip/samuderashalawat/lifestylefnaufal]

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.