Belajar Ikhlas dan Santun dari Bunda Khadijah

0

, Belajar Ikhlas dan Santun dari Bunda Khadijah
Istri yang beriman adalah istri yang membuat suaminya tenang ketika diguncang suatu masalah, dan selalu memberikan kabar gembira.

Perhatikanlah bagaimana sikap Ibunda Khadijah ketika suaminya kembali kerumahnya dalam keadaan panik dan jiwanya terguncang karena bertemu dengan Jibril. Saat itu, Muhammad Saw pertama kali mendapatkan wahyu dan melihat malaikat secara langsung. Beliau kembali kerumah dalam keadaan gemetar yang hebat, dan bingung dengan keadaan dirinya. Apalagi apa yang dialaminya adalah suatu peristiwa besar yang akan menentukan perjalan hidup dirinya dan seluruh manusia.

Suami Khadijah pulang ke rumah dan berkata, “Selimuti aku…”. Setelah cukup tenang, suaminya menceritakan apa yang dialaminya dan berkata, “Saya khawatir terhadap diriku sendiri!”.

Lalu apakah yang dikatakan oleh Ibunda Khadijah, selaku seorang istri yang penuh perhatian dan kashi sayang?

Beliau mengatakan sesuatu yang tercatat dalam sejarah keagungan Ummul Mukminin. Suatu perkataan yang menyejukan hati seorang suami yang sedang bimbang luar biasa. “Sekali-kali tidak! Allah tidak akan mengecewakanmu, selamanya. Sesungguhnya kamu menyambung tali persaudaraan, memikul beban kesulitan orang lain, sukan membantu, menjamu tamu dan senantiasa membela kebenaran.”

Khadijah tidak hanya mengingatkan tentang Allah, tetapi juga menyanjung dan memuji kepribadian suaminya, disaat jiwa suaminya sedang berguncang. Maka, sirnalah rasa khawatir pada diri Muhammad Saw, dan muncullah rasa tenang.
Perhatikanlah, wahai istri yang ikhlas dan santun. Kalimat yang dilontarkan oleh Khadijah sungguh sangat lembut dan sejuk. Apakah kita pernah memberikan ketentraman kepada suami kita seperti ini? Semoga! [Disadur dari Smart Wife terbitan Cakra Lintas Media]

 Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline