Bulan Ini, Sepuluh Tahun Yang Lalu

 

, Bulan Ini, Sepuluh Tahun Yang LaluOleh: Dede Arif Rahman

Bulan ini, sepuluh tahun yang lalu (Mei 2003), adalah pertama kali aku bertemu dengannya.

Ia nampak begitu sederhana, anggun dan mempesona.

Beberapa kaum hawa pernah kutemui dengan segala pesonanya, namun tidak ada yang memberikan sinyal gelombang sedahsyat ini, yang mampu menggetarkan dengan amat hebatnya.

Gelombang dahsyat itu masuk ke hati yang paling dalam tanpa meminta izinku terlebih dahulu, dan aku sendiri pun memang tak sanggup menahannya.

Ada kekecewaan yang sulit kulukiskan dengan kata-kata, ketika di kemudian hari kuketahui bahwa ternyata ia hendak ada menyuntingnya.

Aku berusaha untuk mengendalikan diri, namun bayangnya sulit kulepaskan.

Aku teringat perkataan Ustadz Anis Matta dalam bukunya, “Segala jenis cinta jiwa yang tidak akan mengantarkan pada pelaminan adalah cinta yang haram. Harus ditinggalkan.”

Kupasrahkan semua kepada Allah. Kuberdo’a memohon yang terbaik, sambil berusaha mencari wanita lain yang akan menjadi belahan hidupku.

Ternyata, taqdir memperjalankan dan mengantarkanku pada sebuah kenyataan, bahwa akhirnya ia menjadi milikku (10 Agustus 2003). Walau untuk itu harus melalui jalan yang berkelok, tapi mudah untuk dilewati berkat bimbingan-Nya.

“Yaa Allah, kekalkanlah cinta kami di dunia dan akhirat. Masukkanlah kami ke dalam Firdaus-Mu, agar kami dapat terus bercinta untuk selamanya. Aamiin… []

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.