Cita-cita dan Keinginan Orangtua, Bagaimana Menyikapinya?

Cita-cita merupakan salah satu pemicu semangat seseorang.  Dimana cita-cita dijadikan sebagai suatu acuan dalam hidupnya. Dengan cita-cita kamu dapat lebih mudah dalam menyusun konsep untuk dicapai . Hanya saja, terkadang dalam realitanya tidak selalu sesuai dengan rencana. Salah satunya adalah hadir dari pihak orangtua.

Ya, terkadang cita-cita yang kita inginkan tidak sesuai dengan kehendak orangtua. Jika sudah begitu, kebanyakan orangtua lebih memaksakan kehendaknya dari pada mendukung keinginan kita sebagai anak. Kemudian sebagai anak, apa yang harus kamu lakukan?

Sebagai anak ini menjadi dilema dimana kita ingin menggapai yang kita cita-citakan tetapi orangtua kita berlainan. Bersabarlah,  kita cari terlebih dahulu waktu yang tepat sebelum mengutarakan apa cita-cita kamu terhadap orangtua. Jika sudah menemukan waktu yang dirasa tepat, seperti saat berkumpul bersama atau pun sedang santai, maka utarakanlah keinginan kamu. Sampaikan dengan perlahan jangan langsung mengutarakannya secara gamblang. Melainkan, arahkan orangtua pada nilai positif apa yang anda cita-citakan tersebut. Hingga pada akhirnya, sampaikanlah keinginan kamu untuk memperolehnya.

Jika orangtua tetap bersikeras dengan apa yang diinginkannya dan mulai dengan memberikan nada tidak senang terhadap pilihan kamu, maka jangan sesekali kamu ikut bersitegang dan membantah perkataan orangtua. Dengarkanlah terlebih dahulu. Jangan memotong pembicaraannya. Jika orangtua sudah selesai berbicara baru anda jelaskan kembali dengan penuh kesabaran dan kelembutan.

Jika orangtua  masih tetap bertahan dengan keinginannya, maka sampaikanlah apa yang akan terjadi jika melakukan sesuatu tanpa didasari hati. Apa maksudnya? Seorang anak yang tidak dapat menggapai keinginannya tersebut , biasanya ia akan kecewa, tetapi ia akan tetap berusaha. Sebab, hal itulah yang selalu diimpikannya.

Hanya saja, apabila ia dipaksa untuk melakukan hal yang tidak ia minati, maka bisa jadi ia melakukannya tidak dengan sungguh-sungguh. Dan segala sesuatu tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka hasilnya pun tidak akan baik. Apakah orangtua ingin melihat sang anak gagal? Tentu saja tidak ingin bukan!

Maka, karenanya kamu berikanlah keyakinan pada orangtua, bahwa kamu akan bersungguh-sungguh dalam meraih impian kamu. Kamu juga akan berusaha dengan keras untuk memberikan yang terbaik bagi kedua orangtuamu. Dengan begitu, orangtua akan mengerti betapa pentingnya kesungguhan kamu dalam meraih prestasi dan cita-cita. Dan betapa pentingnya pula minat untuk memotivasi seseorang dalam meraih impiannya.

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.