Dampak Positif dari Film Horor

, Dampak Positif dari Film HororFilm di Indonesia maupun di dunia itu bermacam-macam, ada film kartun, sinetron, horror, dll. Nah, film yang paling gencar dalam masyarakat itu adalah film horror. Apa yang terpikir dibenak Anda setelah mendengar film horor? Pasti bayangan hantu yang terbayang dan rasa takut yang teramat sangat. Tapi dibalik itu semua, ada dampak positifnya loh. Lalu apa sih dampak positif dari film horor? Ingin tahu, silahkan ikuti penjelasan berikut.

Nah kawan, ternyata si Film Horor ini juga punya dampak positif terutama Wanita yang mungkin lebih mendapat chemistry atau lebih mendapat kontakan batin langsung. Penelitian menunjukkan bahwa saat seorang perempuan menonton film horor, otak akan mengeluarkan neurotransmitter dopamin, glutamate, dan serotonin.

Untuk Dopamin sendiri memiliki banyak fungsi di otak, termasuk peran penting dalam perilaku dan kognisi, gerakan sukarela, motivasi dan penghargaan, penghambatan produksi prolaktin (yang terlibat dalam laktasi), tidur, suasana hati, perhatian, dan belajar, sedangkan Glutamate dalam makanan dengan cepat dimetaboliskan dan digunakan sebagai sumber energy, artinya jika menonton film horor dapat meningkatkan metabolisme glutamat untuk penghasilan energi, sedangkan Serotonin merupakan neurotransmiter yang bertanggung jawab terhadap transfer impuls-impuls syaraf ke otak. Serotonin juga berperan dalam menginduksi rasa kantuk dan relaksasi serta memiliki efek meredakan rasa sakit (pain-killing effect). Fungsi serotonin dalam tubuh adalah sebagai modulator kapasitas kerja otak, termasuk juga regulasi stabilitas emosi, daya tangkap dan regulasi selera makan.

Dalam tubuh serotonin kemudian diubah menjadi hormon melatonin. Hormon ini diproduksi secara alami dalam tubuh apabila matahari sudah mulai tenggelam (mendekati senja). Hormon melatonin memiliki efek regulasi terhadap relaksasi tubuh dan rasa kantuk. Produksinya merupakan alarm alami tubuh yang mengingatkan tubuh untuk beristirahat. Dari situ aktivitas otak pun meningkat sehingga pikiran akan selalu dalam keadaan siaga. Selain itu, ancaman sinyal yang melewati hipotalamus akan merangsang kelenjar adrenal untuk menghasilkan adrenalin dan opiat yang memiliki seperti efek anestesi.

Setelah menonton film selama setengah jam, sistem tubuh akan menjadi tenang dan sistem pertahanan tubuh akan menjadi lebih kuat. Sistem kerja tubuh seakan bisa kita refresh, tubuh bisa lebih segar dan pengadaptasian atau refleks tubuh juga dapat meningkat.

Namun, tentu saja jangan dilupakan jika kita sebagai seorang Muslim tidak membawa kesukaan menonton film ini pada wilayah pribadi. Sesekali boleh. Namun aktivitas membaca Quran tentu lebih menyehatkan untuk jiwa dan raga dibandingkan dengan aktivitas manapun. [rb]

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.