in

Dapur Cokelat Belum Miliki Sertifikat Halal MUI

Umat Muslim Indonesia tampaknya semakin kritis dan berhati-hati dalam memilih produk halal. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya pertanyaan konsumen yang dialamatkan ke LPPOM MUI, baik melalui surat, email maupun jejaring media sosial lainnya. Salah satu topik pertanyaan yang cukup mengemuka akhir-akhir ini adalah kehalalan aneka jenis makanan berbahan coklat yang disajikan di gerai Dapur Cokelat.

LABEL HALAL MUI

Umat Muslim Indonesia tampaknya semakin  kritis dan berhati-hati dalam memilih produk halal. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya pertanyaan konsumen yang dialamatkan ke LPPOM MUI, baik melalui surat, email maupun jejaring media sosial lainnya. Salah satu topik pertanyaan yang cukup mengemuka akhir-akhir ini adalah kehalalan aneka jenis makanan berbahan coklat yang disajikan di gerai Dapur Cokelat.

Menanggapi pertanyaan tersebut, dalam rilis di situs resminya Selasa (10/12) LPPOM MUI menyatakan bahwa sejauh ini Dapur Cokelat belum memiliki sertifikat halal.

“Memang benar, ketika dilakukan sosialisasi mengenai sertifikasi halal di Gedung MUI, pada 8 Oktober 2013, perwakilan Dapur Cokelat hadir. Namun sampai sekarang belum mengajukan proses sertifikasi halal,” tulis situs resmi LPPOM MUI.

Penegasan tersebut sekaligus mengklarifikasi informasi yang beredar sebelumnya bahwa Dapur Cokelat sedang dalam proses pengajuan sertifikasi halal.

Sebelumnya, Ketua MUI KH Mar’uf Amin menjelaskan bahwa sertifikat Halal yang di terima restoran tujuannya tidak lain adalah untuk menenangkan masyarakat. Dengan adanya sertifikat Halal masyarakat tidak ragu lagi untuk mengkonsumsi makanan di sebuah restoran. []

What do you think?

Written by

Writer di Rumah Keluarga Indonesia

Kenapa Gerbong Khusus Wanita Terletak di Depan dan Belakang Bagian Kereta?

Surat Terbuka Arifin Ilham kepada Kapolri Terkait Jilbab Polwan