in

Hati-hati dengan Parasetamol

Jika anak panas, yang sering terpikir dengan cepat di kepala kita adalah obat. Tentunya obat penurun panas. Dan obat penurun panas yang paling akrab dengan kita selama ini adalah parasetamol.

anak-anak

Jika anak panas, yang sering terpikir dengan cepat di kepala kita adalah obat. Tentunya obat penurun panas. Dan obat penurun panas yang paling akrab dengan kita selama ini adalah parasetamol.

Parasetamol atau asetaminofen adalah salah satu jenis obat yang paling umum diberikan kepada bayi dan anak. Tapi jangan sembarangan memberikan parasetamol kepada bayi atau anak. Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui juga soal parasetamol ini.

1. Jangan berikan parasetamol yang dijual bebas kepada bayi di bawah usia 3 bulan tanpa petunjuk dokter.
2. Dosis yang tepat untuk anak berdasarkan berat badan, bukan berdasarkan usia. Karena itu, penting bagi Anda untuk punya catatan berat badan anak dari waktu ke waktu.
3. Selalu gunakan alat penakar yang diberikan satu paket bersama parasetamol. Jangan gunakan sendok teh atau sendok makan sebagai takaran.
4. Jangan memberi parasetamol kepada anak yang sedang mendapat obat lain, kecuali atas petunjuk dokter. Obat-obatan lain kemungkinan juga mengandung parasetamol sehingga anak berisiko terkena overdosis obat.
5. Parasetamol tetes untuk bayi lebih konsentrat dibandingkan parasetamol sirup untuk anak yang sudah lebih besar. Maka jangan menyamakan dosis parasetamol untuk bayi dan anak.
6. Jangan berikan parasetamol lebih dari lima dosis dalam waktu 24 jam. [parents indonesia]

What do you think?

Written by

Writer di Rumah Keluarga Indonesia

Suami-Istri dalam Satu Payung

Kewajiban Suami terhadap Istri dalam Islam