Hukum Perayaan Ulang Tahun

0

 

, Hukum Perayaan Ulang TahunAnak Anda sering merengek untuk merayakan ulang tahunnya? Bagaimana Islam memandang hal ini ya?

Mengadakan perayaan ulang tahun tidak ada dasarnya dalam Syariat yang suci ini. Bahkan ia merupakan bid’ah sebagaimana sabda Nabi salallahu’alaihi wasallam: “Barangsiapa yang mengadakan sesuatu yang baru dalam perkara agama ini yang bukan darinya maka ia tertolak.” (HR. Muttafaqun”alaihi)

Dandalam lafal Muslim yang dijadikan muallaq oleh al Bukhari rahimahullah dalam shahihnya dengan lafal jazem:

“Barangsiapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka ia tertolak.”

Dan sudah sama di ketahui bahwa Nabi salallahu’alaihi wasallam tidak pernah merayakan hari kelahirannya semasa hidup beliau, dan tidak pernah pula memerintahkan (melakukannya) dan tidak pernah pula mengajarkannya kepada para sahabatnya. Demikian pula para Khulafaur Rasyidin. Seluruh sahabat Nabi pun tidak ada yang melakukannya, padahal mereka adalah manusia yang paling tahu tentang sunnah, yang paling cinta terhadap sunnah dan yang paling loba dengan apa yang datang dari Nabi salallahu’alaihi wasallam. Seandainya mengadakan perayaan ulang tahun adalah hal yang di syariatkan, niscaya mereka akan bersegera untuk melaksanakannya. Demikian pula para ulama generasi utama, tidak pernah seorangpun mengajarkan dan menganjurkannya.

Dengan demikian kita ketahui bahwa hal itu bukan termasuk syariat yang diturunkan Allah kepada Muhammad salallahu’alaihi wasallam. [Fatawa]

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.