Ini Bahayanya Jika Anak Terlalu Dimanja (2-Habis)

, Ini Bahayanya Jika Anak Terlalu Dimanja (2-Habis)

2. Jadi pemalas. Bila anak terus dibiarkan menjadi manja, pada akhirnya anak akan cenderung menjadi seorang yang pemalas, sulit untuk menyelesaikan pekerjaan, tugas atau tanggung jawab yang sebenarnya dapat dia selesaikan. Untuk itu, rangsang terus anak untuk mencoba berbagai hal yang positif sehingga anak pun akan terpacu kreatifitasnya dan tentunya dengan tetap mendampingi anak karena walau bagaimanapun yang namanya anak terkadang datang rasa manjanya semisal ketika dia sakit. Jadi proses untuk tidak memanjakan memang butuh proses, disesuaikan pula situasi dan kondisinya.

3. Keceredasan emosional menjadi rendah. Hilangnya rasa empati, menghargai dan hilangnya rasa tanggung jawab akan membuat kecerdasan emosional sang anak menjadi rendah. Sikap ini tentunya membuat sang anak akan menjadi sulit untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Jadi.. biarkan anak untuk melakukan setiap hal yang dia inginkan selama itu bernilai positif.

Karena terkadang anak selalu dilarang-larang oleh orang tuanya sehingga anak akan takut melakukan sesuatu dan tergantung pada orang tuanya. Apalagi jika anak selalu dituruti keinginannya, maka dia akan menjadi seorang yang egois dan senang memerintah sesuatu kepada orang lain karena dia tidak terbiasa melakukan pekerjaan tersebut.

4. Sulit untuk Bersosialisasi. Salah satu akibat dari anak yang terlalu dimanja adalah akan membuat ia sulit untuk bersosialisasi. Hubungan dengan teman-temannya biasanya akan menjadi seperti seorang majikan dan anak buah. Ini terjadi karena di rumah dia tidak dibiasakan untuk mandiri, pekerjaan-pekerjaan yang seharusnya bisa dilakukan sendiri dia tidak pernah melakukannya karena sudah terbiasa dilakukan oleh pembantu atau orang tuanya. Semisal ketika anak ingin makan, dia tidak mau mengambil sendiri makanannya tapi dia akan meminta sama pembantu atau orang tuanya. Beda halnya ketika anak masih kecil dan belum bisa makan sendiri, tapi alangkah repotnya kan kalau hal ini berlangsung terus sampai anak beranjak besar?

HABIS

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.