in

Ini Dia Hukum Tertawa dalam Islam (2-Habis)

muslimah tertawaBercanda adalah perkataan yang dimaksudkan untuk melapangkan dada, dan tidak sampai menyakiti, bila menyakiti maka berubah menjadi mengejek.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh orang yang bersenda gurau:
• Hendaknya senda gurau dilakukan pada waktunya yang sesuai.
• Tidak tenggelam dan terlewat batas
• Tidak berbicara dengan perkataan yang buruk.
• Tidak bersenda gurau dengan memperolok-olok agama.
• Tidak bersenda gurau dengan orang-orang yang bodoh.
• Hendaknya menjaga perasaaan orang lain.
• Bersanda gurau dengan orang yang lebih tua dan alim dengan sesuatu yang pantas.
• Tidak terbuai sampai tertawa terbahak-bahak.
• Tidak memudharatkan diri sendiri

Kita ketahui bahwa banyak tertawa dapat menumpulkan hati. Dan Bahaya yang dapat menimpa setelah hati tumpul adalah hilangnya kepekaan terhadap masalah-masalah yang mendasar, hakiki.

Kita lalu lebih melihat kepentingan diri sendiri ketimbang hak orang lain yang justru menjadi kewajiban kita. Seiring dengan itu, anggapan kita yang bertalian dengan dosa dan maksiat menjadi lebih longgar.

Kita cenderung melecehkan dosa, memandang enteng dosa besar karena sudah umum dilakukan orang. Dosa kecil sudah di masukkan dalam lajur “mubah” karena sudah “membudaya”; dan pada gilirannya kita merasa lucu terhadap orang yang sibuk dengan ibadah dan soal-soal keakhiratan.

Sifat-sifat burukpun berlomba memasuki hati, pikiran dan setiap celah dan ruang dalam batin kita. Kita jadi egois, pongah , serakah, dan pendengki. Dan ketika itulah mata batin kita buta, tidak lagi dapat menatap keindahan kehidupan rohaniyah yang indah kemilau itu.

Maka dari itu janganlah terlalu banyak tertawa agar kita terhindar dari hal-hal tersebut. Dan jangan juga tertawa hingga menimbulakan ketidaksukaan orang lain terhadap tertawa kita. Hindari tertawa yang dapat menimbulkan permusuhan atau perkelahian. Sedikit tertawa dan banyaklah menangis.[aldi/pus-pita]

HABIS

What do you think?

Written by

Writer di Rumah Keluarga Indonesia

Ini Dia Hukum Tertawa dalam Islam (1)

Hanya 1 Hari Setelah Masuk Islam, Ia Meninggal Dunia