Jadi Ibu, Fitrah Seorang Wanita

0

, Jadi Ibu, Fitrah Seorang WanitaWanita difitrahkan oleh Allah memiliki seorang anak. Wanita pula yang menanggung pertumbuhan anak dan merawatnya dengan baik. Begitu penting peran seorang ibu hingga beliau sangat dimuliakan.

Kewajiban menyusui yang dibebankan kepada seorang ibu menjadi sebab besarnya perhatian Allah terhadap kebutuhan seorang ibu, sebagai balasannya Allah mewajibkan kepada seorang bapak, walaupun telah menceraikan istrinya, terlebih jika masih dalam keadaan rumah tangga yang baik.

Hukum menyusui bagi seorang ibu yang mampu menyusui dan anaknya menolak disusui oleh wanita lain adalah wajib. Tetapi jikalau si ibu memiliki kesulitan dalam meyusuinya dan si anak mau disusukan pada wanita yang lain maka hukumnya menjadi sunnah. Disunnahkan disusukan pada wanita yang lain dengan konswekensi berarti ia mempunyai saudara sepersusuan yang tidak boleh ia menikah dengannya ketika telah dewasa.

Allah berfirman: “Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (menderita) karena anaknya”. (QS. Al-Baqarah: 233)

Menyusui satu jam pertama setelah bayi lahir menentukan keberhasilan menyesui ekslusif. Bagi seorang bayi yang terlahir normal dan dalam kondisi baik maka sesungguhnya bayi mampu merasakan kebutuhan akan ASI dan akan mencoba mencari sumber ASI jika diberikan kesempatan.

Allah memelihara seluruh mahluk-Nya, memberikan n oleh ibunya terlebih dulu. Subhanallah, kekuasaan Allah ditunjukan dengan nyata kepada kkita sebagai mahluk-Nya. [Sumber: wanita]

 Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.