Jelang Lebaran, Atur Keuangan Keluarga Anda

0

 

, Jelang Lebaran, Atur Keuangan Keluarga AndaMayoritas masyarakat kita membelanjakan hampir seluruh uang mereka untuk 
merayakan lebaran Idul Fitri. Padahal, kebutuhan hidup 
cukup banyak. Tahun ini, apalagi bisa dibilang Ramadhan dan Idul Fitri berbarengan dengan tahun ajaran baru.

Berikut adalah solusi untuk mengatasi masalah keuangan lebaran:

1. Biaya mudik lebaran. 
Sudah jauh hari tiket kereta api habis terjual, terutama untuk H-7
 sampai H+7 di setiap Idul Fitri. Banyak anggota masyarakat yang hanya
 bisa membeli tiket setelah mendapatkan THR, sehingga mereka terpaksa 
menggunakan moda transportasi lain yang sudah mengalami kenaikan harga
 selama libur lebaran.

Solusinya adalah: mempersiapkan tabungan khusus untuk biaya mudik 
lebaran di tahun depan. Dengan memiliki tabungan khusus, pemudik bisa
 lebih leluasa untuk membeli tiket di saat harga masih murah, dan tidak
 tergantung pada THR sehingga biaya mudik lebaran bisa ditekan lebih dalam.

2. Belanja pakaian baru
. Lebaran juga identik dengan pakaian baru, dan untuk keluarga yang 
memiliki lebih dari 1 anak, tentu saja harus berhati-hati dalam
 membelanjakan uang mereka untuk membeli baju baru. Kegiatan belanja lebaran ini memang tidak bisa dihindari, mengingat
 banyak toko dan department store yang menggelar diskon besar-besaran
 sehingga masyarakat pasti terlena dan bisa kalap ketika memborong
 pakaian diskon tersebut.

Solusinya adalah: baju lebaran tidak harus dibeli saat menjelang
 lebaran, sehingga Anda bisa mengatur keuangan untuk membeli pakaian baru
 pada saat ada diskon namun tidak berdekatan dengan bulan puasa dan 
lebaran. Kedua, lebaran tidak selalu identik dengan pakaian baru, karena
 perayaan ini jauh lebih bermakna ketika kita mempersiapkan rohani kita
 daripada jasmani.

3. Belanja makanan dan parsel. 
Hampir semua masyarakat yang berlebaran pasti memasak hidangan khusus
 untuk hari raya Idul Fitri. Padahal di saat ini justru bahan makanan mengalami kenaikan yang sangat signifikan sehingga mungkin terjadi
 pemborosan. Apalagi ada masyarakat yang memang harus menyediakan parsel 
untuk kolega bisnis, dan sanak sodara.

Solusinya adalah: masaklah makanan yang bisa dipanaskan dan dihidangka n
beberapa hari, sehingga tidak mubazir. Untuk minuman, akan lebih bagus 
jika hanya menyediakan air mineral dibandingkan dengan minuman soda dan 
sirup, karena pada saat puasa, justru kita diingatkan untuk tetap 
menjadi orang yang sederhana dan tidak berlebihan.
 Untuk kiriman parsel, sebaiknya dihitung kembali apakah benar-benar
 perlu, atau tidak.

4. Sedekah zakat fitrah. 
Hari raya Idul Fitri adalah hari untuk berbagi, terutama kepada sesama
 sodara yang masih berkekurangan. Zakat fitrah itu perlu untuk melengkapi
 ibadah shaum kita. Untuk itu, perlu kita rencanakan dengan baik dana dan
 waktu penyerahan zakat fitrah ini.

Solusinya adalah: carilah tempat penyalur zakat yang resmi, dan salurkan 
zakat Anda ke tempat itu. Mintalah laporan resmi dari zakat Anda, supaya
 Anda bisa memantau dengan baik apa yang Anda sedekahkan.

5. Keuangan setelah lebaran
. Lebaran memang hari yang ditunggu-tunggu, namun jangan sampai setelah 
lebaran justru keuangan kita menjadi lebih besar pasak daripada tiang.
 Setelah lebaran, Anda harus menghitung ulang semua pengeluaran, baik yang
 terduga maupun tidak terduga, karena biasanya ketika hari raya kita 
tidak berpikir panjang untuk menghambur-hamburkan uang yang kita punya. Ppadahal kebutuhan lain setelah itu masih banyak dan mungkin lebih
 penting daripada sekadar berhura-hura di hari raya. [sumber: primoney]

 

 Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline