Jenis-Jenis Luka

0

Jika kita kurang berhati-hati dalam menjalankan aktivitas, maka akan menyebabkan luka. Dan luka itu tidak hanya ada satu loh. Berikut jenis luka berdasarkan tingkat kontaminasi luka, kedalaman dan luasnya luka, dan waktu penyembuhan luka.

a. Berdasarkan Tingkat Kontaminasi Luka

1. Luka bersih (clean wounds). Yang dimaksud dengan luka bersih adalah luka bedah tak terinfeksi yang mana luka tersebut tidak terjadi proses peradangan (inflamasi) dan juga infeksi pada sistem pernafasan, pencernaan, genital dan urinari tidak terjadi.

2. Luka bersih terkontaminasi (clean-contamined wounds). Jenis luka ini adalah luka pembedahan di mana saluran respirasi, pencernaan, genital atau perkemihan dalam kondisi terkontrol, kontaminasi tidak selalu terjadi.

3. Luka terkontaminasi (contamined wounds) adalah luka terbuka, fresh, luka akibat kecelakaan dan operasi dengan kerusakan besar dengan teknik aseptik atau kontaminasi dari saluran cerna.

4. Luka kotor atau infeksi (dirty or infected wounds) adalah terdapatnya mikroorganisme pada luka. Dan tentunya kemungkinan terjadinya infeksi pada luka jenis ini akan semakin besar dengan adanya mikroorganisme tersebut.

b. Berdasarkan Kedalaman dan Luasnya Luka

1. Stadium I : Luka superfisial (non-blanching erithema). Luka jenis ini adalah luka yang terjadi pada lapisan epidermis kulit.

2. Stadium II : Luka “partial thickness”. Luka jenis ini adalah hilangnya lapisan kulit pada lapisan epidermis dan bagian atas dari dermis. Merupakan luka superficial dan adanya tanda klinis seperti halnya abrasi, blister atau lubang yang dangkal.

3. Stadium III : Luka “full thickness”. Luka jenis ini adalah hilangnya kulit keseluruhan meliputi kerusakan atau nekrosis jaringan subkutan yang dapat meluas sampai bawah tetapi tidak melewati jaringan yang mendasarinya. Luka ini timbul secara klinis sebagai suatu lubang yang dalam dengan atau tanpa merusak jaringan di sekitarnya.

4. Stadium IV : Luka “full thickness”. Luka jenis ini adalah luka yang telah mencapai lapisan otot, tendon dan tulang dengan adanya destruksi/ kerusakan yang luas.

c. Berdasarkan Waktu Penyembuhan Luka

1. Luka akut. Luka akut adalah jenis luka dengan masa penyembuhan sesuai dengan konsep penyembuhan yang telah disepakati.

2. Luka kronis. Luka kronis adalah jenis luka yang yang mengalami kegagalan dalam proses penyembuhan, dapat karena faktor eksogen dan endogen. [mp]

 Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline