Jika Anak-Anak Bertengkar

 

, Jika Anak-Anak BertengkarNamanya juga anak-anak. Pastilah mereka suatu kali akan berkonflik dengan saudaranya sendiri. Pertengkaran itu sendiri penting buat mereka untuk mengasah emosi.

Tapi tentu saja sebagai orang tua mereka, kita harus memperhatikan dan mengambil tindakan seberapa lembut ataupun kerasnya pertengkaran anak-anak kita.

Jangan Ikut Campur

Dengarkan lebih dahulu apa yang menjadi penyebab pertengkaran mereka. Mereka tidak harus segera dilerai. Ada kalanya dengan bertengkar, mereka bisa belajar untuk mempertahankan sikap jika memang benar. Biarkan anak-anak mencoba menyelesaikan persoalan mereka sendiri jika memang harus.

Ambil Tindakan

Anak-anak yang sudah mulai menggunakan benda atau mainan untuk saling pukul, lerai mereka. Ambil benda yang ada di tangan mereka kemudian ajak mereka bicara. Apapun alasannya, katakan dengan tegas bahwa mereka tidak boleh saling menyakiti.

Tak Perlu Buru-Buru Disuruh Minta Maaf

Lebih baik tunjukkan dulu kesalahan anak. Setelah dijelaskan, barulah tanya apakah mereka mengerti dan baru saling minta maaf. Meminta anak segera berdamai, minta maaf, dan bersalaman bukan cara yang tepat dan harus langsung dilakukan karena konsep benar atau salah masih agak jauh untuk mereka.

Hindari Memihak Salah Satu Anak

Jangan membela salah satu. Tunjukkan sikap netral, cari tahu penyebab pertengkaran

Bantu Cari Solusi

Biarkan anak sendiri yang memutuskan, mungkin mereka pada akhirnya ingin bermain sendiri-sendiri. Namun, bila keduanya ingin bermain bersama, bantu anak menciptakan permainan yang bisa dilakukan bersama. Memaksa mereka untuk berbagi bukan satu-satunya cara mendamaikan mereka.

Memuji Bila Anak Akur

Jangan ragu memberi pujian pada anak yang mampu akur setelah bertengkar. Jelaskan juga bahwa mereka akan punya banyak teman bila tidak sering berantem. []

 

 

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.