Jika Gugup di Malam Pertama

0

 

, Jika Gugup di Malam PertamaBayangkan saja, seumur hidup tidak mengenalnya, dan seumur hidup hampir tidak pernah berduaan dengan lelaki yang bukan muhrim. Tentu saja gugup dan panik. Sekarang, ketika di malam pertama, harus menghadapi “semuanya”. Itulah mungkin yang sering kali dihadapi oleh para aktivis dakwah wanita.  Apalagi memang, pengalaman jima pertama selalu membuat perempuan jadi khawatir dan bahkan cenderung takut.

Selain itu, melakukan jima  di malam pertama juga memerlukan kesabaran. Pada saat ini selain mengalami rasa sakit di bagian kewanitaan, emosi Anda juga sulit dikontrol. Sebenarnya, gugup saat jima pertama merupakan hal yang wajar. Namun, bisa kita atasi juga kok.

Menenangkan Diri
Rasa cemas atau gelisah yang berlebihan dapat membuyarkan kesenangan jima Anda bersama pasangan. Terlalu cemas saat berhubungan juga justru akan membuat Anda dan suami tidak mendapatkan apa–apa. Oleh sebab itu, bersantailah dan tenangkan diri. Jangan mencoba memaksakan diri untuk mengesankan pasangan. Namun Anda hanya perlu menunjukkan bahwa Anda merasa nyaman saat bersama dengan pasangan.

Jangan Tergesa-gesa
Jika Anda belum siap untuk jima, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk melakukan hak itu pada saat itu juga. Karena jima  saat mental Anda belum siap dapat membuat Anda stress dan tidak dapat merasakan kenikmatan bercinta. Cobalah berbicara dengan suami.

Tertawalah
Tertawa merupakan cara yang paling tepat untuk menutupi rasa gugup atau malu pada pasangan. Anda dapat menghadapi pasangan dengan sedikit bergurau sehingga suasana jima  pun akan menjadi lebih santai. Baru setelah rasa gugup itu hilang, Anda bisa mulai .

Terbuka
Biasanya, perempuan memang sosok yang pemalu, bahkan dengan pasangannya. Apalagi aktivis dakwah. Padahal sikap terbuka sangatlah penting agar pihak perempuan dan laki-laki bisa saling mengerti. Oleh sebab itu, jangan ragu untuk mengatakan apa saja hal – hal yang Anda suka maupun yang tidak suka saat jima. Jika ada hal yang membuat Anda tidak nyaman, jangan malu untuk mengatakan pada pasangan.

Meningkatkan Foreplay
Jika Anda nervous saat seks, sebaiknya Anda dan pasangan meluangkan waktu lebih banyak untuk foreplay sehingga membuat Anda menjadi lebih nyaman dengan pasangan. Fokuslah pada kesenangan. Abaikan kekurangan tubuh. Coba mandi bersama pasangan atau saling memijat dulu.

Nah, asyik kan? []

 

 Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline