Jika Memakai Celana Panjang Namun Longgar (1)

, Jika Memakai Celana Panjang Namun Longgar (1)Wanita pada masa sekarang bisa dikatakan bisa menyaingi kaum laki-laki. Karena dizaman globalisasi ini kemajuan dibidang transportasi sudah meningkat, tak jarang kita temukan wanita yang sudah terbiasa membawa kedaraannya sendiri. Seperti mobil dan motor pribadi. Bagi yang naik mobil, pastinya tidak jadi masalah bila ia menggunakan rok, tapi bagaimana dengan pengguna motor?

Besar kemungkinan kecelakaan yang akan dialami oleh wanita yang menggunakan rok saat mengendarai sepeda motor. Jadi, banyak kaum wanita yang memutuskan untuk menggunakan celana. Tapi, bolehkah hal itu dilakukan dalam Islam?

Di antara syarat-syarat penting dalam berpakaian adalah:

1. Tidak transparan atau tidak tembus pandang. Pakaian yang menutup seluruh aurat akan tetapi tembus pandang dan transparan juga tidak dibenarkan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Daud, bahwa ketika Asma’ saudari kandung Sayyidah Aisyah masuk ke rumah Rasulullah SAW dan memakai pakaian transparan, Rasulullah SAW berpaling dan bersabda, “Wahai Asma, jika wanita telah haid, maka tidak boleh nampak kecuali ini,” sambil beliau berisyarat kepada muka dan kedua telapak tangan.

2. Harus menutup seluruh aurat tidak boleh ada yang terbuka. Para ulama menyebutnya dengan lâ taksyif (tidak terbuka).

3. Tidak ketat, sehingga nampak lekukan tubuh atau bentuk tubuh. Dalam sebuah hadits shahih riwayat Imam Muslim bahwa Abu Hurairah berkata, “Rasulullah SAW bersabda, Ada dua kelompok penghuni neraka yang aku tidak akan melihat keduannya, yaitu satu kaum yang membawa cameti seperti ekor sapi yang memukuli orang-orang, dan perempuan-perempuan berpakaian, akan tetapi hakikatnya mereka telanjang. Mereka jauh dari ketaatan kepada Allah, dan selalu melakukan perbuatan tercela padahal mereka mengetahuinya. Kepala-kepala mereka seperti punggung unta yang tinggi dan miring. Mereka tidak akan masuk surga, juga tidak akan mencium bau surga. Padahal wangi surga itu dapat dicium dari jarak perjalanan yang menghabiskan waktu segini dan segini (maksudnya yang sangat jauh),” (HR. Muslim).

BERSAMBUNG

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.