Kalau Mau Jalan-jalan, Perhatikan 4 Hal Ini (2-Habis)

0

Pilih bahan yang nyaman dipakai, menyerap keringat, dan tentunya warnanya yang serasi. Aneh dan siap-siap jadi pusat perhatian jika tidak ada keserasian dalam penampilan, jilbab merah, baju hijau, terus roknya kuning?

Buat sepatu, pilih yang enak dipakai juga (ya iyalah, kalau tidak nyaman buat apa juga digunakan). Pakai sepatu kets boleh, pantofel juga boleh, sepatu sandal atau sendal gunung juga oke, yang penting sesuaikan warnanya dengan baju yang digunakan dan tema kegiatan yang dilangsungkan.

Nah, hindari juga pakaian dengan warna yang glimpsy eye catching super duper shiny colour (maksudnya???). Jangan coba-coba pakai baju dengan warna ngejreng (apalagi ditambahin bros yang bling-bling), kasihan yang memperhatikan ufil (silau, man!).

Jangan lupa pakai celana panjang dan kaos kaki panjang. Keduanya sangat berguna untuk melindungi ufil dari fitnah (lah, memangnya kenapa? Serem banget kayaknya?). Coba saja, saat ufil naik bis, otomatis setidaknya rok atau bawahan akan tersingkap. Bagaimana jika tersingkap hingga betis? Pada saat yang bersamaan pula mata-mata itu berkeliaran.

Oleh karena itu, tidak perlu dijelaskan dan ditanyakan panjang lebar kegunaan kedua hal kecil tapi penting itu.

Sama halnya dengan celana panjang, manset juga is a must. Saat pegangan di bis misalnya, bagian lengan ufil pasti tersingkap juga. Waduh bahaya, aurat tuh! Jangan dikira 1cm lengan itu bukan aurat jadinya disepelekan. Padahal ufil pasti sudah pada hafal batasan aurat, pokoknya kecuali telapak tangan dan wajah itu bukan aurat atau bukan hal yang mesti ditutupi. So, bagian lengan berarti masih termasuk aurat bukan?

3. Rumah Beres, Hati Tenang

Yup, sebelum pergi, ingat-ingat dulu apakah pekerjaan di rumah sudah beres bin rapih? mencuci piring, baju, atau menanak nasi misalnya. Jangan sampai bunda atau emak nyap-nyap dan tidak meridhoi kepergian ufil. Persoalan serius ini memang kerap kali menjadi boomerang untuk akhwat yang memiliki jam terbang yang tinggi. Pastinya sang bunda akan sangat perhitungan dengan pekerjaan ufil, makanya aktifitas di luar rumah atau terutama da’wah jangan sampai menghalangi pekerjaan rumah.

Kalau mau cari amannya, ufil dapat membuat schedule yang pasti tentang kapan harus membereskan rumah, termasuk belajar masak. Kalau rumah beres, hati tenang, bunda senang, dakwah pun tidak terhalang kan, jalan-jalan pun akan terasa lebih riang.

4. Bersama Muhrim Atau Teman Akhwat

Jangan lupakan hal satu ini, jika bepergian bukan dengan kegiatan yang diadakan. Maksudnya kegiatan atau rencana bepergian alias ngebolang, ufil harus membawa serta muhrim. Kalaupun tidak mungkin dan risih membawa ayah atau kakak laki-laki, ufil bisa mengajak serta teman dekat perempuan juga tentunya. Hal ini penting untuk menghindari fitnah atau hal-hal yang tidak diinginkan dalam perjalanan.

Selamat mencoba tips-tips di atas, semoga penat dan mumet yang terasa bisa terobati. [berbagaisumber]

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.