Keajaiban Puasa

, Keajaiban Puasa

Oleh: Icha ‘Buchori’ Ummifive

Tersebutlah anak-anak saya yang mempunyai bakat alergi yang cukup kuat, karena kedua orangtuanya punya riwayat yang kurang menyenangkan. Mereka tidak seperti anak-anak kebanyakan yang bisa makan es mambo kapan pun mereka mau. Kalau ada yang mendadak pusing dan pilek-pilek, dengan berat hati mereka mengaku habis makan es,atau jajan makanan apa gitu. Jadinya penyakit langganan seringkali berputar-putar di tempat,menjangkit silih berganti. Suplemen vitamin, terutama madu hampir selalu bertengger manis siap sedia.

Bulan Ramadhan ini ceritanya mereka belajar puasa. Yaah masih jauh dari puasa sebenarnya sih. Sahur tidak pada waktunya, demikian juga dalam berbuka. 10 hari terakhir ini minimal dua kali buka, dhuhur dan magrib. Tapi benar-benar terkondisikan suasanan puasa. Tidak ada acara jajan (ngemil yang gak jelas),itu yang paling menonjol. Meskipun di hari-hari yang lainpun anak-anak bukan termasuk ‘jajaners’,alhamdulillah.

Di awal puasa hati saya sempat ketar-ketir ragu apakah akan mulai mengenakan puasa pada si pemuda kecil 4 tahun saya. Lendir di hidungnya kental dan berwarna mengenaskan. Saya pikir dia akan perlu banyak minum seharian dan perlu asupan makanan yang canggih. Tapi bismillah dicoba juga. Sehari … dua hari … Saya tegarkan diri saya dan dirinya yang meraung dan protes keras.Lihatlah apa yang terjadi. Subhanallah! Allahu Akbar! Lendirnya mengering dan … hilang! Ajaib. Uhuuuuhuhu terharrrruu sekali…

Puasa selain mengistirahatkan organ pencernaan, juga memungkinkan perlangsungan detoksifikasi dalam tubuh. Ketika usus dan lambung beregenerasi, tubuh melepaskan racun sebagai ganti bahan energi yang dibutuhkan.Kurang lebih begitu deh.

Dan setelah ngobrol dengan sahabat saya,dia setuju dan anak-anaknyapun mengalami hal serupa. Lebih sehat! Subhanallah..

Ahhh puasa, I like!
Puasa; penyakit punah, senyum merekah … []

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.