Kenapa Buah Ara Ada dalam Al-Quran? (2-Habis)

0

, Kenapa Buah Ara Ada dalam Al-Quran? (2-Habis)Studi lain yang dilakukan oleh Universitas Rutgers di New Jersey, mengungkapkan bahwa asam lemak omega-3 dan omega-6 dan Phytosterolyang terkandung dalam buah ara kering, memainkan peran yang cukup besar dalam mengurangi kolesterol.

Hal ini diketahui bahwa omega-3 dan omega-6 tidak dapat diproduksi dalam tubuh dan perlu diserap oleh makanan. Selain itu, asam lemak ini sangat diperlukan untuk berfungsinya jantung, otak dan sistem saraf. Sedangkan Phytosterol memungkinkan kolesterol dalam produk-produk hewani yang memiliki potensi untuk mengeraskan arteri jantung, akan dikeluarkan dari tubuh tanpa memasuki aliran darah.

Meskipun menjadi salah satu buah tertua yang diketahui manusia, ara-dinobatkan sebagai “buah dari alam yang hampir sempurna” oleh California Fig Advisory Board yang telah ditemukan kembali oleh produsen makanan. Nilai gizi dan manfaat kesehatan buah ini telah menyebabkan perusahaan memperoleh keuntungan baru.

Karena buah ara tidak mengandung lemak, natrium atau kolesterol tetapi memiliki serat tingkat tinggi, ara menjadi makanan ideal bagi orang yang mencoba untuk menurunkan berat badan. Pada saat yang sama, buah ara memiliki kandungan mineral yang lebih tinggi dibandingkan buah-buahan lain. 40 gram buah ara mengandung 244 mg potasium (7% dari kebutuhan harian), 53 mg kalsium (6% dari kebutuhan harian) dan 1,2 mg besi (6% dari kebutuhan harian). Tingkat kalsium dalam buah ara sangat tinggi, menempati urutan kedua setelah jeruk dalam hal kandungan kalsium. Satu peti buah ara kering memiliki kandungan kalsium yang sama dengan satu peti susu.

Buah ara juga dianggap sebagai obat yang memberikan kekuatan dan energi untuk pasien yang melakukan pengobatan jangka panjang. Ara dapat menghilangkan kesulitan fisik dan mental dan memberikan kekuatan tubuh dan energi. Komponen gizi yang paling penting dari buah ara adalah gula, yang terdiri dari 51-74% dari semua buah-buahan. Tingkat gula dalam buah ara merupakan salah satu yang tertinggi. Buah ara juga dianjurkan dalam pengobatan asma, batuk dan menggigil.

Manfaat yang ada dalam buah Ara merupakan salah satu indikasi dari kasih sayang Allah bagi manusia. Allah menyediakan semua zat yang dibutuhkan oleh manusia dalam buah ini, yang begitu lezat untuk dimakan, sudah dikemas dengan ideal untuk kesehatan manusia. Salah satu alasan Allah menyebutkan buah ara dalam Al-Qur’an adalah untuk menunjukkan pentingnya buah ini untuk manusia. Sedangkan dari sudut pandang kesehatan, nilai gizi ara baru diketahui seiring kemajuan kedokteran dan teknologi. Begitulah firman Allah, tidak ada keraguan didalamnya karena Allah yang menciptakan seluruh alam semesta ini Maha Mengetahui. [miracleofquran]

HABIS

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.