Kenapa Enggan Berjilbab? (1)

, Kenapa Enggan Berjilbab? (1)Perempuan yang menolak menggunakan kerudung biasanya beranggapan bahwa kerudung itu dianggap kuno dan ketinggalan jaman. Padahal pada jaman flinstone hidup pun mereka tidak menggunakan kerudung, apakah itu tidak lebih kuno?

Setelah dianggap kuno, kerudung juga dianggap tidak gaul. Kita ini ingin disebut anak gaul atau menaati perintah Allah.

Atau pemikiran seperti ini, kerudung itu hal kecil dan tidak perlu dipermasalahkan. Nah, masalah besar itu awalnya masalah kecil yang diremehkan dan terus ditumpuk hingga akhirnya bisa meledak.

Bisa jadi, yang penting hati kita baik itu sudah cukup. Tidak penting kerudung selebar apa, itu hanya masalah fisik semata. Tapi toh yang tidak berkerudung pun setiap minggu pergi ke salon, belum lagi make-up tebal menutupi. Bukankah itu fisik juga?

Terkadang perempuan berkerudung belum tentu baik, apalagi yang tidak memakai kerudung? Mereka beralasan dengan para perempuan yang memakai kerudung tapi masih bisa mencuri, sangat tidak logis karena yang tidak berkerudung pun banyak yang hobinya mencuri.

Sebelum memakai kerudung alangkah lebih baiknya kita memakaikan kerudung untuk hati supaya jadi baik hati. Yah! Ciri hati yang baik adalah memakai kerudung dan menutup aurat.

Timbul pertanyaan lagi, bagaimana jika memakai kerudung tapi masih maksiat? Nanti dosanya berlipat. Coba dipikirkan lagi, justru jika tidak memakai kerudung kemudian berbuat maksiat dosanya plus-plus malah.

Berkerudung membuat sulit berekspresi dan tidak bebas, kalau begitu lipstick, sanggul dan ke salon berarti membuat diri kita bebas begitu?

Kalau berkerudung nanti dibilang fanatik dan ekstrimis, padahal kita sudah fanatik dengan paham sekuler dan sangat ekstrim dalam membantah perintah Allah.

Takut tidak disukai kaum Adam karena berkerudung, susah laku dan menjadi perawan tua. Itukah masalahnya? Bukankah banyak juga yang berkerudung bahkan telah menikah? Tapi kalau calon suami tidak suka jika kita memakai kerudung. Berarti lelaki itu tidak layak untuk menjadi imam karena dia tidak taat kepada Allah di depanmu, siapa yang akan menjamin jika di belakang kita dia jujur?

Susah mencari pekerjaan, banyak bos yang tidak suka dengan dandanan ala arab seperti ini. Lalu akan memebantah perintah Allah demi pekerjaan, sebenarnya siapa yang memberi kita rezeki? Allah atau bos? Kita juga tidak diperbudak oleh budaya Arab, ini sebuah simbol ketaatan kepada Allah karena bangsa arab tidak ada yang menggunakan jilbab atau kerudung.

BERSAMBUNG

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.