Kenapa Gerbong Khusus Wanita Terletak di Depan dan Belakang Bagian Kereta?

0

, Kenapa Gerbong Khusus Wanita Terletak di Depan dan Belakang Bagian Kereta?
Senin (9/12/2013), Indonesia berduka lagi. Sebuah tabrakan terjadi di Bintaro Permai, Tangerang. Kereta Rel Listrik Commuter line jurusan Serpong-Jakarta menghantam truk tangki berisi premium yang menerobos perlintasan rel kereta api.

Akibatnya, truk tangki itu meledak dan membakar kereta atau gerbong khusus wanita yang berada di depan.

Lalu mengapa gerbong khusus wanita ada di depan dan belakang, yang notabene rentan dengan benturan?

Seperti diketahui, awalnya, penumpang kereta api dicampur dalam satu gerbong, baik lelaki dan perempuan. Berhubung dalam beberapa tahun belakangan ini sering kali terjadi pelecehan seksual, maka disediakanlah gebong khusus wanita dan perempuan.

Yang menggagas adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar yang kala itu meresmikan gerbong khusus wanita. Linda yakin bahwa penambahan gerbong itu mampu mencegah tindakan pelecehan terhadap wanita.

Seiring adanya peristiwa maut ini, gerbong khusus wanita kembali dipertanyakan. Penempatan gerbong khusus wanita di bagian ujung dinilai hanya membuat kaum hawa sebagai ‘bantalan’ dalam rangkaian kereta.

Awalnya gerbong khusus wanita ditempatkan di bagian paling depan dan belakang untuk memudahkan kaum hawa naik.

Namun di sisi lain penempatan gerbong wanita di ujung rangkaian ini juga dinilai tidak tepat.

Kaum hawa dinilai sulit untuk beraksi cepat dan bergerak cepat jika terjadi kecelakaan kereta. Padahal lokasi mereka berada di gerbong terdepan dan belakang yang merupakan paling rentang terhadap kecelakaan.

[sumber: merdeka]

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.