Ketika Cinta Terlepas dari Genggaman

Ketika orang yang kita cintai, jauh dari kita. Pasti kita akan selalu rindu padanya. Nyesek di dalam dada pasti, ketika kita menyukai seseorang tapi tak pernah bisa memilikinya. Dan akan lebih sedih lagi, ketika kita telah memiliki seseorang lalu kehilangan dia begitu saja.

Jangan karena hal itu akan menjadikan diri kita selalu menangis dan meratap. Larut dalam kesedihan dan terus tenggelam dalam kekecewaan yang berkepanjangan.

Ketika seseorang pergi dari hidup kita. Usahlah kita selalu berderai air mata. Usahlah kita selalu meratapi kepergiannya. Usahlah kita selalu menangisi kepergiannya. Usahlah kita sampai frustrasi karenanya.

Karena sejatinya, dia pergi akan ada yang menggantikan. Dia pergi akan ada yang lebih baik lagi. Dia pergi untuk menguatkan hati. Dia pergi untuk melatih kita bangkit kembali. Dia pergi hanya untuk menguji diri. Dia pergi akan mengangkat derajat kita di hadapan Ilahi.

Ingatlah, kepergiannya bukanlah akhir dari segalanya. Di depan mata masih terbentang luas sebuah impian. Untuk kita titi dengan harapan baru.

Yakinlah suatu hari nanti Allah akan memberi ganti yang lebih baik.

Orang bijak berkata : Kebahagiaan itu bukan karena dengan siapa kita menjalani hidup. Akan tetapi bagaimana kita menikmati hidup. Itulah kebahagiaan yang sebenarnya. [strawberry]

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.