Ketika … dan Ketika …

, Ketika … dan Ketika …

Oleh: Ali Prayogi

Baca Juga

Perlukah Bimbel Untuk Ujian Nasional ?

Ketika.. dan ketika..

Ketika orang-orang mulai menjaga mulutnya, kenapa kita sebaliknya?
Ketika orang-orang mulai berdatangan ke masjid, kenapa kita sebaliknya?
Ketika orang-orang mulai menemukan identitas dirinya, kenapa kita melupakannya?
Ketika orang-orang mulai berduyun-duyun menghadiri majelis ilmu, kenapa kita malah menjauhinya?
Ketika orang-orang mulai menutup auratnya, kenapa kita justru membukanya?
Ketika orang-orang mulai memperbanyak teman sholih/sholihahnya, kenapa kita sebaliknya?

Ketika…. dan ketika… []

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.