Khalifah Umar bin Khattab Ternyata Sudah Menyuruh Pemberian ASI

, Khalifah Umar bin Khattab Ternyata Sudah Menyuruh Pemberian ASISebuah kisah diriwayatkan oleh Muslim, ketika datang kepada Nabi SAW seorang wanita dari Bani Ghamidiyah yang mengemukakan pengakuannya di hadapan beliau bahwa dirinya telah mengandung dari hasil perbuatan zina dan meminta pada Nabi SAW untuk dihukum.

Nabi SAW bersabda kepadanya: “Pulanglah kamu sampai kamu melahirkan! Setelah bersalin ia datang lagi seraya menggendong bayinya dan berkata’ “wahai Nabi Allah, bayi ini telah saya lahirkan.”

Akan tetapi nabi SAW bersabda kepadanya, “Pulanglah kamu, susuilah dia sampai kamu menyapihnya.” Setelah wanita itu menyapih bayinya, ia datang dengan membawa bayinya yang saat itu dalam keadaan memegang roti di tangannya, lalu ia berkata, “Wahai nabi Allah, bayi ini telah saya sapih dan kini dia telah dapat memakan makanan.”

Nabi SAW pun memerintahkan agar bayi itu diserahkan kepada salah satu kaum muslimin dan memerintahkan agar dibut galian sebatas dada untuk menanam tubuh wanita tersebut, kemudian Rasulullah memerintahkan kepada orang-orang untuk merajamnya dan merekapun segera merajamnya (HR. Muslim. Kitabul Hudud, no.3208).

Subhanallah, suatu kisah yang menggambarkan ungkapan kasih sayang Nabi SAW terhadap seorang bayi,walaupun sang bayi terlahir dari hasil hubungan zina. Jika seorang wanita pezina pun diperitahkan untuk menyempurnakan persusuan, apalagi seseorang yang mengandung bayi dari pernikahan yang sah.

Para shahabat sepeninggal Rasulullah SAW pun memberikan perhatian yang besar terhadap menyusui. Diriwayatkan bahwa suatu hari ketika Umar bin Khattab berkeliling di mushala-mushala, ia dapati anak-anak yang sedang menangis.

Umar lalu berkata kepada ibunya, “Susuilah dia.” Wanita itu menjawab, “Sesungguhnya amirul mukminin (Umar) tidak mengharuskan menyusui seorang anak sampai saatnya disapih, dan saya sudah menyapihnya.“

Lalu Umar berkata, “Sungguh saya hampir saja membunuh anak itu. Mulai saat ini susuilah dia. Sebab amirul mukminin akan mengharuskan hal itu.“

Akhirnya, Umar bin Khattab mengharuskan menyusui sejak anak lahir hingga selesai masa penyusuannya. [parentingislami]

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.