Kisah Jenazah Ditemani Ular

, Kisah Jenazah Ditemani UlarUlar termasuk binatang reptil yang menakutkan. Ia memiliki bisa yang dapat mematikan. Makanannya berupa daging-dagingan, seperti daging ayam, tikus, dan sebagainya. Banyak orang saat memegangnya saja tidak mau. Sekarang bayangkan bila ular itu menemani kita di alam kubur! Pasti sangat mengerikan bahkan ular yang ada di alam kubur melebihi ular pada umumnya. Naudzubillahi mindzalik. Agar Anda dapat mengetahui lebih lanjut.Ikutilah penjelasan kisah berikut.

Siapakan kelak yang mati di alam kuburnya akan ditemani oleh ular. Peringatan keras bagi mereka yang suka melalaikan atau menunda-nunda shalat. Sebab kelak ia akan ditemani oleh seekor ular di alam kubur. Ular tesebut bermata api, kukunya dari
besi, dan suaranya bagaikan halilintar.

Berikut adalah kisah jenazah yang ditemani ular.

Dalam Kitab Azzawijr susunan Ahmad bin Hajar Al-Haitami berkata, “…Siapa yang meremehkan (meninggalkan) shalat akan dihukum oleh Allah SWT dengan lima belas siksa. lima di dunia, dan tiga ketika mati, dan tiga di alam kubur…”

Ketiga siksa di alam kubur itu adalah disempitkan kuburnya sehingga hancur tulang-tulang rusuknya, dinyalakan api dalam kubur dan didatangkan seekor ular.

Diriwayatkan bahwa kelak di dalam kubur orang yang suka melalaikan shalat akan didatangkan padanya ular yang bernama Syuja’. Mata ular Syuja’ tersebut buta, namun berapi, kuku-kukunya panjang dan terbuat dari besi.

Orang yang melalaikan shalat inilah salah satu siksaan yang paling terang di alam kubur, kalau orang melalaikan kewajiban shalat.

Ular Syuja’ berkata kepada si mayat dengan suara seperti halilintar, “Aku adalah Syuja’ Al Aqra, Allah SWT menyuruhku memukul kamu karena meninggalkan shalat subuh hingga terbit matahari, dan memukulmu karena meninggalkan shalat Zuhur hingga Ashar, dan memukul kamu karena meninggalkan shalat Ashar hingga Maghrib, dan memukulmu karena meninggalkan shalat maghrib hingga Isya, dan memukulmu karena meninggalkan Shalat Isya hingga Subuh datang.”

Ular Syuja’ berkata lagi, “Tiap kali aku memukulmu, maka terbenamlah si mayat ke dalam tanah hingga tujuh puluh hasta, maka ia selalu tersiksa dalam kuburnya hingga hari kiamat.”

Benar-benar dahsyat dan keras pukulan ular Syuja’ hingga membuat si mayat menangis dengan kerasnya. [ia]

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.