Lihatlah Apa yang Dilakukan Orang Yahudi di Israel Ketika Tentaranya Membunuhi Anak-anak Palestina (2-Habis)

0

, Lihatlah Apa yang Dilakukan Orang Yahudi di Israel Ketika Tentaranya Membunuhi Anak-anak Palestina (2-Habis)

Sementara mereka menikmati membantai anak-anak dan ibu mereka, tentara Israel mengambil bagian khusus dalam membunuh wanita hamil Palestina. Sebuah kaus yang sangat populer di kesatuan tentara Israel menunjukkan seorang wanita hamil dengan target di perutnya. Ada tulisan berbunyi: “Satu ditembak dua terbunuh.”

Membunuh anak-anak adalah kebijakan resmi de facto militer Israel. Dalam artikelnya “Gaza Diary,” Chris Hedges menulis tentang tentara Israel yang memburu anak-anak Palestina sebagai olahraga:

“Kemarin di tempat ini Israel menembak delapan pemuda, enam di antaranya berada di bawah usia delapan belas tahun. Salah satunya berusia dua belas. Sore ini mereka membunuh seorang anak sebelas tahun, Ali Murad, seorang lain terluka serius empat, tiga di antaranya berada di bawah usia delapan belas tahun. Anak-anak ditembak seperti di El Salvador dan Guatemala, ibu dengan bayi berjajar dan dibantai di Aljazair, dan para penembak jitu Serbia menempatkan anak-anak di depan mereka dan mengawasi mereka ke trotoar di Sarajevo. Tetapi, saya belum pernah menyaksikan tentara menarik anak-anak seperti tikus dalam perangkap dan membunuh mereka untuk olahraga. ”

Sebuah studi pada Oktober 2004 oleh British Medical Journal mengonfirmasi bahwa ini adalah praktek umum, dan tidak pernah dihukum: “Dua pertiga dari 621 anak-anak (duapertiga di bawah 15 tahun) tewas di pos pemeriksaan, di jalan, dalam perjalanan ke sekolah, di rumah mereka, meninggal karena tembakan senjata kecil, diarahkan pada kepala, leher dan dada. Itu adalah tembakan para penembak jitu … Jelas, tentara (Israel) secara rutin berwenang untuk menembak dan membunuh anak-anak (Palestina) dalam situasi minimal ataupun tidak ada ancaman”.

Apa yang salah dengan Israel? Apa yang telah dihasilkan bangsa ini sehingga mereka begitu senang membunuh anak-anak Palestina?

Dalam buku Goliath, Max Blumenthal—seorang Yahudi Amerika dari keluarga yang berpengaruh—meletakkan mentalitas genosida Israel secara telanjang. Blumenthal membahas Torat Ha’Melech, yang menganjurkan pembunuhan non-Yahudi secara grosir.

Torat Ha’Melech bukan kitab radikal yang terpinggirkan; sebaliknya, itu adalah pedoman resmi bagi tentara Israel. Penulisnya adalah dua rabi terkemuka Israel, Yitzhak Shapira dan Yosef Elitzur Rabbi.

Jadi, Anda mungkin tak perlu heran jika tentara-tentara Israel terus mengincar anak-anak Palestina. Tapi demi Tuhan, Anda harus heran pada diri Anda sendiri jika tidak terusik melihat anak-anak Palestina meregang nyawa ditembak seperti mainan video game di tablet Anda. Anda tak perlu harus jadi orang Islam untuk merasakan hal itu. Anda hanya harus menjadi manusia.

HABIS

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.