Mengapa Malaikat Jibril Menangis?

0

jalanSetiap orang pasti pernah menangis. Baik karena ditinggal oleh orang yang disayang, kehilangan uang, dimarahi orang tuanya, dan sebagainya. Tapi di sini ada kisah tentang malaikat Jibril yang menangis. Lho mengapa malaikat menangis? Padahal malaikat kan makhluk yang suci. Sebenarnya malaikat Jibril ini menangis karena apa ya? Penasaran kan? Langsung saja ikuti uraian berikut.

Malaikat Jibril bercerita tentang api neraka. Bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala, telah menyalakan api neraka itu selama 1.000 tahun, sehingga apinya menjadi merah padam bernyala-nyala.

Lalu dipanaskan lagi 1.000 tahun, lantaran suhu panasnya, api itu berubah warna menjadi putih. Lalu Allah Subhanahu Wa Ta’ala memanaskannya selama 1.000 tahun lagi, hingga apinya berubah hitam pekat dan gelap.

“Jika ada manusia yang dilemparkan ke dalamnya, maka sekejap saja langsung akan musnah,” ujar Jibril pun menangis.

“Mengapa engkau menangis Ya Jibril,” tanya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam.

“Aku takut kepada jiwaku,” ucap Jibril. “Bukankah engkau adalah malaikat, yang tidak mungkin berbuat maksiat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” kata Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam.

“Benar, akan tetapi takdir Allah bisa berlaku atas siapa saja. Bukankah Iblis itu asalnya adalah penduduk surga, lalu berlaku takdir Allah Subhanahu Wa Ta’ala atasnya. Hingga Iblis menjadi penghuni Neraka,” urai Jibril. [ia]

  Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline