Mengapa Mandul?


, Mengapa Mandul?Mandul. kata ini sangat menakutkan bagi pasangan yang berumah tangga. Terlebih bagi mereka yang sangat menginginkan datang nya si buah hati.

Kemandulan adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi.

Kemandulan sangat lah komplek dan harus sangat serius di tangani , karena penyebab kemandulan bisa saja terjadi dari kedua belah pihak, baik dari pasangan suami atau sang istri.

Dan untuk penangan nya harus memeriksa kedua belah pihak. Pemeriksaan dari Sperma Suami dan Sel Ovarium Istri, tapi tidak sekedar itu saja,..masih banyak pemeriksaan yang intesif yang harus di lakukan, untuk lebih dalam nya mari kita kupas satu persatu.

Bagi Pria

Ada dua kemungkinan mengapa pria mengalami azospermia. Pertama, mungkin karena kerusakan pada testis (buah zakar)
sebagai “pabrik” sel spermatozoa. Kedua, mungkin karena terjadi sumbatan pada saluran keluar sperma, padahal produksinya ada.

Dengan pemeriksaan fisik didukung pemeriksaan hormon, dapat ditentukan kemungkinan mana yang menjadi penyebab
azoospermia.

Kerusakan buah zakar, khususnya pada bagian yang memproduksi sel spermatozoa, dapat terjadi oleh beberapa penyebab, antara lain infeksi penyakit tertentu, kekurangan atau gangguan keseimbangan hormon, kekurangan gizi berat, dan gangguan
fungsi hati.

Sumbatan saluran keluar sperma dapat disebabkan infeksi atau gangguan bawaan. Pria yang mengalami sumbatan saluran
sperma sebenarnya mempunyai sel spermatozoa. Namun, karena tidak dapat dikeluarkan bersama cairan sperma, pria itu tidak dapat menghamili. Jadi sesungguhnya pria itu tidak tergolong mandul.

Kalau kemungkinan pertama sebagai penyebab azoospermia, yang berarti buah zakar mengalami kerusakan, sampai saat ini
belum ada cara untuk mengatasinya. Dengan kata lain, pria yang mengalami kerusakan buah zakar hingga tidak dapat lagi
memproduksi sel spermatozoa, berarti pria ini mandul.

Kalau azoospermia terjadi karena sumbatan saluran keluar sperma, cara operasi dapat membuka kembali saluran itu, walaupun hasilnya belum tentu baik. Obat yang Anda gunakan itu adalah obat hormon.

Tujuannya mencoba merangsang sel yang memproduksi sel spermatozoa di dalam buah pelir. Obat ini mungkin berfungsi kalau sel yang memproduksi itu tidak rusak karena penyebab tertentu. Sebaliknya, kalau sel yang memproduksi sudah rusak, obat itu tidak berguna.

Demikian juga kalau terjadi sumbatan saluran keluar sperma, obat itu tidak bermanfaat, bahkan tidak diperlukan. Karena itu, mutlak diperlukan diagnosis yang pasti untuk mengetahui apakah telah terjadi kerusakan buah zakar atau tidak.

PENYEBAB

Sekitar 30-40% kasus disebabkan oleh faktor pria, seperti: Masalah pada sperma

Pada pria dewasa, sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang.

Dari testis kiri dan kanan, sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinyaejakulasi.

Dari epididimis, sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. Di dalam duktus ejakulatorius, cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalisditambahkan pada sperma dan membentuk semen, yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi.

Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan:

a. Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma, berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen.

Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33,5? (lebih rendah dari suhu tubuh). Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh.

Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin, spironolakton dan nitrofurantoin).

b. Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali.

Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius.

c. Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum.

Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma.

d. Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya, yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis.

Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes.

Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf.

Impotensi
Kekurangan hormon
Polusi lingkungan.
Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. [b5ve7]

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.