Mengapa Perlu Mendidik Anak untuk Shalat Sejak Dini? (1)

0

, Mengapa Perlu Mendidik Anak untuk Shalat Sejak Dini? (1)

Anak merupakan titipan Allah SWT. Sebagai orang tua, haruslah menjaga anak-anak kita dengan baik. Kita juga harus mengajarkan anak-anak kita seperti apa yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya. Seperti dalam mengajarkan kewajiban menjalankan shalat. Lalu bagaimana caranya  agar anak kita mau melaksanakan shalat?

Perintahkan anak-anak untuk menegakkan shalat ketika umur mereka tujuh tahun. Memerintahkan mereka tidak berarti kita harus berkata, “shalat..!” kepada mereka, akan tetapi ketika Rasulullah memerintahkan kita untuk menyuruh anak-anak kita shalat adalah dengan mengajarkan bagaimana caranya shalat. Sedangkan, dengan menyuruh anak-anak kita untuk pergi ke masjid, padahal kita belum mengajarinya bagaimana cara berwudhu yang benar dan bagaimana tata cara shalat, maka belumlah dikatakan tunai kewajiban kita. Kita dikatakan telah menunaikan kewajiban kita, ketika kita sudah mengajari mereka berwudhu dan bagaimana tata cara shalat, lalu menyuruhnya untuk shalat, lalu inilah yang dikatakan kita telah mengamalkan sunah Rasulullah.

Sebagaimana kebanyakan kesalahan (kecerobohan) orang yang membawa anak mereka ke masjid pada usia tujuh atau kurang, tidak dalam keadaan yang suci (berwudhu), tanpa mengetahui bagaimana caranya shalat, lalu meletakkan mereka di shaf, yang mana shaf ini akan terputus sebagaimana anak itu berdiri diantara shaf. Hal ini dikarenakan anak tersebut tidak shalat, dan orang tuanya akan terkena hadits dibawah ini:

“Barangsiapa yang menyambung shaf, maka akan disambungkan oleh Allah, dan barangsiapa memutuskan shaf maka akan diputuskan oleh Allah.”

Sebenarnya mengajarkan anak shalat serta akan pentingnya shalat memang seharusnya sudah dimulai sejak dari janin. Ibu yang senantiasa menjaga wudhu serta shalatnya pada saat hamil berarti telah mengenalkan shalat kepada janin yang dikandungnya. Makna bacaan shalat akan terekam dan akan memberikan pengaruh positif bagi sang janin. Mau seperti apa anak kita, maka penanaman hal-hal yang kita inginkan dimulai dari dalam kandungan. Dan mengajarkan anak shalat adalah sangat penting dimulai sejak sedini mungkin

Semua bermula dari keteladanan orang tua. Menyaksikan kedua orang tuanya melakukan shalat lima waktu setiap hari sejak dini, membuat anak terpicu untuk meniru. Ketika anak memasuki usia sekolah, yaitu sekitar usia 7 tahun, maka mulailah anak untuk siap mamasuki masa untuk mempelajari tata shalat yang benar.

Beberapa cara yang dapat dilakukan pada fase ini, yaitu mengajarkan rukun-rukun shalat melaui pendekatan praktek langsung. Misalnya pada waktu-waktu shalat orang tua mengajak anak untuk langsung melakukan shalat dengan bimbingan. Mulai dari tatacara thaharah serta berwudhu pada anak, bagaimana membentuk barisan, shaf-shaf pada shalat diikuti dengan praktek shalat yang benar serta menghapalkan doa-doa secara bertahap.

BERSAMBUNG

 

 Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.