Mengenal Alat Kontrasepsi: Spiral atau IUD

0

 

iud2Salah satu alat kontrasepsi yang populer adalah Spiral atau IUD. Ini  adalah suatu alat berbentuk spiral yang dipasang di dalam liang senggama seorang isteri.

Alat ini bekerja dengan cara menggagalkan penempelan zygot (sel sperma dan sel telur yang telah bersatu) di dalam dinding rahim. Karena selaput lendir pada dinding rahim dibuat menjadi radang. Oleh sebab itu zygot tidak dapat menempel dan akhirnya mati. Pencegahan kehamilan dengan cara ini jelas-jelas secara esensi merupakan bentuk aborsi/pengguguran. Karena bersifat membunuh sel telur yang sudah dibuahi.

Komposisi

Batang plastik berbentuk T berukuran 3 cm dengan balutan tembaga seluas kurang lebih 380 mm2

Mekanisme Kerja

IUD Andalan akan mencegah pelepasan sel telur sehingga tidak akan terjadi pembuahan. Selain itu mengurangi mobilitas sperma agar tidak dapat membuahi sel telur serta mencegah sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim

Kualitas

IUD Andalan efektif mencegah kehamilan hingga 99,4% apabila dipasang sesuai dengan prosedur oleh bidan atau dokter terlatih.

Keunikan

  1. Sangat murah dan efisien karena cukup sekali pemakaian yang dibantu oleh tenaga medis
  2. Pilihan kontrasepsi non hormonal jangka panjang yang minim efek samping
  3. Efektif mencegah kehamilan selama 10 tahun
  4. Cepat mengembalikan kesuburan, sehingga dapat segera hamil jika diinginkan
  5. Tidak mempengaruhi produksi dan kualitas ASI
  6. Efektif mencegah kehamilan ektopik

 

Efek Samping

Secara umum, efek samping yang timbul tidak akan bersifat permanen. Efek samping hanya akan bersifat sementara tergantung dari penerimaan tubuh terhadap IUD. Efek samping yang bersifat sementara tersebut antara lain:

  1. Perubahan siklus haid pada 3 bulan pertama pemakaian
  2. Pembengkakan panggul bisa terjadi setelah terkena infeksi penyakit kelamin
  3. Tidak memberikan perlindungan terhadap IMS dan HIV dan AIDS

Penting untuk diperhatikan:

  1. Anda hanya perlu sekali dalam setahun untuk datang ke dokter atau bidan untuk memeriksakan keberadaan IUD Anda
  2. Pemasangan IUD harus dilakukan oleh tenaga medis yang telah dilatih
  3. IUD dapat dipasang segera setelah melahirkan, setelah plasenta keluar
  4. Kapan saja bisa dipasang tidak harus sedang haid asalkan Anda tidak sedang hamil. [berbagai sumber]

 

  Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline