in

Mengucapkan Selamat Natal = Syirik

natal

Oleh: Hj. Irena Handono

Jama’ah : Bagaimana jika diundang acara Natalan?
Umi Irena : Jangan hadir.

Jama’ah : Bagaimana jika dikirimin parcel/makanan?
Umi Irena : Selama makanan tsb yakin tidak ada unsur-unsur haram (babi, khamr, dll) maka Halal.

Jama’ah : Bagaimana jika jumpa di kantor dan tergiring mengucapkan Natal?
Umi Irena : Ya ucapkan “selamat” / “sukses” apa saja, asalkan BUKAN SELAMAT NATAL.

Mengucapkan “Selamat Natal” adalah SAMA ARTINYA dengan MENGAKUI KELAHIRAN YESUS SEBAGAI TUHAN.

Mengucapkan “Selamat Natal” BUKAN SEKEDAR kata-kata. Tapi kata-kata yg bisa menodai ketauhidan kita.

Kalau mereka masih memaksa, coba ajaklah mereka mengucap “Asyhadu alla ilaha ilallah wa ash hadu anna Muhammadar Rasulullah”, tentulah mereka tidak mau.

Krn syahadat, bukan sekedar kata-kata, sama halnya dengan mengucap “Selamat Natal”. [fan page facebook]

What do you think?

Written by

Writer di Rumah Keluarga Indonesia

Kenali Kemandulan (2-Habis)

Kenapa Gerbong Khusus Wanita Terletak di Depan dan Belakang Bagian Kereta?