in

Muslimah Amerika Sulit Cari Kerja

 

muslimamericanWalau bagaimanapun, sentimen agama tetap berlaku di negara yang palign demokrasi sekalipun. Demikian salah satu hasil kesimpulan riset terbaru yang dipublikasikan Universitas Hawaii baru-baru ini.

Peneliti Universitas Hawaii, Sonia Ghumman melalui riset ini pada bulan lalu mencari tahu sejauh mana individu dengan pakaian bersimbolkan agama mengalami diskriminasi.

Hasilnya? Ternyata Muslimah AS menjadi pihak yang dirugikan karena banyak perusahaan lebih memilih calon karyawan dengan pakaian tanpa simbol agama. Ini menjadi model diskriminasi baru yang tengah marak di AS.

Riset ini melibatkan pelajar dan mahasiswa berusia 19-22 tahun. Mereka berasal dari beragam latar belakang etnis. Selanjutnya, mereka diminta untuk mencari pekerjaan dengan atau tanpa jilbab. Dari 112 kasus, perempuan berjilbab paling sering mengalami diskriminasi. Mereka umumnya mendapatkan penolakan verbal dan eskpresi tidak menyenangkan.

Setelah data-data tersebut diolah, tim peneliti mendapat satu kesimpulan Muslimah berjilbab akan mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan. []

 

What do you think?

Written by

Writer di Rumah Keluarga Indonesia

Jima Kala Istri Hamil

Banyak Anak Siapa Takut?